Lippo Karawaci Berkomitmen Ciptakan Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan
Selasa, 26 September 2023 - 14:07 WIB
loading...
A
A
A
Untuk limbah organik, kawasan properti LPKR melakukan pengomposan sampah lanskap sehingga dapat menghasilkan pupuk yang digunakan untuk pembibitan tanaman dan kegiatan lanskap lainnya. LPKR juga telah memulai inisiatif pengomposan skala kecil untuk memproses limbah makanan di tempat serta mencari cara untuk membuat kompos sampah organik lainnya menggunakan black soldier fly.
Untuk limbah medis, melalui anak usahanya Siloam mendaur ulang limbah medis seperti jarum suntik, botol kimia, dan kantong infus. Semua limbah medis daur ulang disterilkan terlebih dahulu sesuai dengan standar peraturan. Siloam pun mengembalikan obat kadaluarsa ke vendor farmasi.
LPKR juga membuka kerja sama dengan pihak ketiga dalam program daur ulang limbah. Sebagai contoh, di kawasan Lippo Village, perseroan berkolaborasi dengan start-up pengelolaan sampah Rekosistem. Baca juga: High-Level Dialogue, Menko Airlangga Ungkap Upaya Indonesia Mewujudkan Transportasi Berkelanjutan
Pengelola Lippo Village melaksanakan proyek percontohan pemilahan dan daur ulang sampah. Program percontohan ini memberi pandangan yang lebih jelas tentang jenis sampah anorganik yang dihasilkan di kawasan dan memungkinkan LPKR memperbesar tingkat daur ulang di properti komersial utama dan sekolah.
Pada akhir 2022, terjadi peningkatan lokasi yang berpartisipasi dalam proyek ini, yaitu dari 4 lokasi di tahun 2021 menjadi 13 lokasi. Melalui inisiatif ini, total sampah anorganik yang didaur ulang pada tahun 2022 sebesar 9.455 kg, serta mencapai tingkat konversi 92% untuk sampah terpilah seperti kertas, karton, kaca, plastik, baja, dan limbah elektronik.
Untuk limbah medis, melalui anak usahanya Siloam mendaur ulang limbah medis seperti jarum suntik, botol kimia, dan kantong infus. Semua limbah medis daur ulang disterilkan terlebih dahulu sesuai dengan standar peraturan. Siloam pun mengembalikan obat kadaluarsa ke vendor farmasi.
LPKR juga membuka kerja sama dengan pihak ketiga dalam program daur ulang limbah. Sebagai contoh, di kawasan Lippo Village, perseroan berkolaborasi dengan start-up pengelolaan sampah Rekosistem. Baca juga: High-Level Dialogue, Menko Airlangga Ungkap Upaya Indonesia Mewujudkan Transportasi Berkelanjutan
Pengelola Lippo Village melaksanakan proyek percontohan pemilahan dan daur ulang sampah. Program percontohan ini memberi pandangan yang lebih jelas tentang jenis sampah anorganik yang dihasilkan di kawasan dan memungkinkan LPKR memperbesar tingkat daur ulang di properti komersial utama dan sekolah.
Pada akhir 2022, terjadi peningkatan lokasi yang berpartisipasi dalam proyek ini, yaitu dari 4 lokasi di tahun 2021 menjadi 13 lokasi. Melalui inisiatif ini, total sampah anorganik yang didaur ulang pada tahun 2022 sebesar 9.455 kg, serta mencapai tingkat konversi 92% untuk sampah terpilah seperti kertas, karton, kaca, plastik, baja, dan limbah elektronik.
(poe)
Lihat Juga :