alexa snippet

Pertamina Diminta Tanggung Pembengkakan Anggaran Subsidi BBM

Pertamina Diminta Tanggung Pembengkakan Anggaran Subsidi BBM
Pemerintah akan meminta PT Pertamina untuk menanggung terlebih dahulu jika tejadi pembengkakan subsidi BBM. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Keuangan tengah menyiapkan revisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan terdapat beberapa list di asumsi makro 2017 yang kembali diubah atau disesuaikan pemerintah.

Salah satunya, harga minyak dunia yang diproyeksikan akan berada di atas USD45 per barel. Hal ini akan memengaruhi anggaran subsidi energi. "Ada perbedaan harga bahan bakar minyak (BBM) dan pernah sampai dikisaran Rp1.250 per liter dari yang ditetapkan pemerintah," katanya di Jakarta, Senin (19/6/2017) malam.

Angka tersebut menunjukkan potensi pembengkakan terhadap anggaran subsidi BBM pemerintah. Bahkan, jika nantinya benar ada pembengkakan anggaran subsidi, maka pemerintah akan meminta PT Pertamina untuk menanggung terlebih dahulu.

"Sampai hari ini harga minyak ada kecenderungan menurun. Itu mulai akhir Mei dan Juni. Maka, untuk perbedaan harga keekonomian dan yang ditetapkan APBN semakin mengecil, jika terjadi perbedaan, maka yang menanggung adalah Pertamina dulu," ujarnya.

Permintaan pemerintah tersebut dikarenakan Pertamina sempat merasakan penjualan BBM jenis premium mengalami keuntungan lumayan besar. Pada 2017 anggaran subsidi energi yang disiapkan sekitar Rp77,3 triliun.

Meski demikian, Sri Mulyani menegaskan untuk  keinginan pemerintah tersebut terhadap Pertamina untuk menanggung biaya pembengkakan subsidi energi, ke depannya masih akan dihitung lebih mendalam.

"Kami akan fokus hitung subsidi minyak dan berapa yang harus ditanggung Pertamina. Untuk jaga APBN kredibel kami akan gunakan angka subsidi yang ada di APBN 2017, yaitu subsidi energi yang Rp77,3 triliun itu akan menggunakan anggaran itu dulu, untuk membayar seluruh subsidi yang terjadi," tutur dia.
(izz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top