alexametrics

Pemerintah Diminta Tegaskan Pemesanan Kapal dari Swasta

loading...
Pemerintah Diminta Tegaskan Pemesanan Kapal dari Swasta
Pemerintah diminta memberikan kepastian mengenai pemesanan kapal secara berkesinambungan dari pelaku industri galangan kapal nasional. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah diminta memberikan kepastian mengenai pemesanan kapal secara berkesinambungan dari pelaku industri galangan kapal nasional. Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Sarana Lepas Pantai (IPERINDO) Eddy Kurniawan Logam mengatakan, saat ini permintaan pesanan kapal dari swasta dalam kondisi sepi.

Diharapkan adanya kepastian pemesanan kapal dari pemerintah, bisa memicu tumbuhnya industri galangan kapal di dalam negeri. “Beberapa waktu belakangan ini swasta sudah tidak lagi memesan karena kondisi kapal juga dalam keadaan oversupply. Sehingga pemesanan kapal dari pemerintah menjadi andalan. Pada 2015 lalu setidaknya terdapat 150 kapal yang dipesan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub),” kata Eddy di Jakarta, Selasa (20/7/2017).

Meski begitu dia menyebutkan, pihaknya mengapresiasi kebijakan pembebasan bea masuk 115 komponen kapal yang baru dikeluarkan pemerintah belum lama ini. "Tetap kami aprediasi kebijakan itu. Namun, masih sia-sia juga kalau pemesanan kapal tidak ada kepastian dari pemerintah," ujarnya.

Lebih lanjut Eddy menjelaskan bahwa kondisi industri galangan dalam keadaan sangat mengkhawatirkan. Hal tersebut mengingat sejumlah pelaku industri sudah mengadakan investasi penambahan kapasitas guna melayani rencana pembangunan kapal-kapal pemerintah.

"Sedangkan pemerintah menghentikan pembangunan proyek kapal perintis sebagaimana visinya yang jangka panjang. Sejak ada pergantian menteri, ada perubahan kebijakan. Kapal perintis tidak dibangun lagi dan akan diserahkan kepada swasta untuk pengadaannya. Sedangkan kita tahu kalau swasta lebih banyak membeli kapal bekas," ungkap dia.

Ia menambahkan, Kemenhub seharusnya bisa konsisten terhadap program pengadaan kapalnya. Apalagi, dengan adanya kebijakan bea masuk 0% untuk komponen kapal, maka pemesanan kapal dari pemerintah dapat mendorong industri galangan kapal nasional bertumbuh di tengah lesunya industri tersebut secara global, baik itu di Tiongkok, Korea Selatan, maupun di Jepang.

“Saat ini adalah momentum yang baik untuk Indonesia bisa menguasai industri galangan kapal. Di dunia, industri ini sepi. Tapi kita bersyukur masih ada order pemerintah dan ini seharusnya bisa menjadi momentum untuk Indonesia menjadi produsen kapal. Kita bisa jaga konsistensi galangan kapal untuk ke depannya menjadi basis produksi di Asia Pasifik,” ujarnya.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top