alexametrics

Dorong Jumlah Kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan Beri Award

loading...
Dorong Jumlah Kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan Beri Award
BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) akan memberikan penghargaan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dan perusahaan terkait implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) akan memberikan penghargaan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dan perusahaan terkait implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan. BPJSTK siap dorong program universal coverage untuk seluruh tenaga kerja secara bertahap.

Ditargetkan pada 2021 BPJSTK dapat melindungi 80% dari 42 juta pekerja dari sektor formal. Sementara untuk pekerja informal bisa 15% dari 44 juta pekerja informal. Direktur Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga (HAL) BPJSTK E. Ilyas Lubis mengatakan, pihaknya mendorong tingkat kepesertaan dengan penghargaan bagi pemerintah daerah dan perusahaan besar, menengah dan UMKM.

“Kami ingin imbangi pemberian reward dan punishment bagi yang tidak tertib. Tapi hukuman akan tetap ada dengan kadar berbeda-beda. Surat teguran diberikan juga termasuk sanksi, kemudian berikutnya penghentian layanan publik. Perusahaan yang kena sanksi berupa teguran sudah 35% dari peserta terdaftar. Nanti yang tidak pernah ditegur akan diberikan penghargaan,” ujar Ilyas dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (20/6/2017).

Dia mengaku untuk perusahaan BUMN akan tetap ikut penilaian untuk kategori perusahaan besar dan menengah. Hal ini dilakukan pihaknya demi mengembangkan program universal coverage secara bertahap sejak tahun ini. Dari data BPS terakhir perkiraan pekerja yang jadi peserta universal coverage sekitar 86 juta orang. Namun hal ini masih membutuhkan strategi pendekatan demi kepatuhan perusahaan yang nakal.

“Tahun 2021 kami akan mulai program universal coverage untuk seluruh tenaga kerja. Karena itu kami kembangkan secara bertahap. Target kami di 2021 dapat melindungi 80% dari 42 juta pekerja dari sektor formal. Sementara untuk pekerja informal bisa 15% dari 44 juta pekerja informal. Nanti dalam lima tahun berikutnya setelah 2021 baru covernya bisa 85% baik pekerja formal dan informal,” ujarnya.

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia, bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan penghargaan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dan perusahaan terkait implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan. Piala penghargaan ini dinamakan Paritrana yang berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya Perlindungan.

Peluncuran penghargaan Paritrana ini dilakukan oleh Sekretaris Kemenko PMK, Satya Sananugraha dan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto di Gedung Heritage Kemenko PMK, Selasa (20/06).
halaman ke-1 dari 3
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top