Erick Thohir Izinkan BUMN Lakukan Impor Asalkan dengan Syarat

Kamis, 05 Oktober 2023 - 11:03 WIB
loading...
Erick Thohir Izinkan...
Erick Thohir menekankan impor oleh BUMN harus berdasarkan data. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tidak melarang perusahaan pelat merah melakukan impor . Hanya saja, aksi tersebut harus berdasarkan kebutuhan di dalam negeri.

Baca juga: Hasil Survei LSI: 91% Publik Puas dengan Kinerja Erick Thohir Benahi Sepak Bola

Dia mengatakan impor dan produksi di dalam negeri harus satu data. Artinya, impor barang asing dapat dilakukan, bila mendesak untuk dipenuhi.

"Jadi saya terus mendorong sebagai Menteri BUMN, impor dan produksi harus satu data, tidak boleh beda data, kasian rakyat," ungkap Erick saat ditemui di Jakarta Timur, ditulis Kamis (5/10/2023).

Menurutnya, impor dan produksi harus terikat datanya, kedua aspek ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri.

"Sesuai dengan produksi yang ada di masyarakat. Saya selalu bilang, antara impor dan produksi harus terikat. Tidak bisa impor jalan sendiri, produksi jalan sendiri, nggak bisa," ucapnya.

"Akhirnya itu terjadi apa? Grey area, ya abu-abu yang akhirnya dimanfaatkan oleh orang yang ingin mencari keuntungan sesaat," tutur dia melanjutkan.

Di sektor komoditas beras, Erick menegaskan bahwa impor tergantung pada kapasitas produksi di tingkat petani. Bila produksi di dalam negeri membaik, maka impor beras tidak akan dilakukan.

Baca juga: 10 Temuan Harta Karun Emas Terbesar di Dunia

"Tergantung, kalau produksi di dalam negerinya bagus ya kita tidak impor," ungkapnya. Pernyataan ini sekaligus menanggapi rencana Perum Bulog bakal mendatangkan 1 juta ton beras dari China.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Rekomendasi
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Ketum PSSI dari Masa...
Ketum PSSI dari Masa ke Masa, mulai Soeratin hingga Erick Thohir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved