alexa snippet

Harga Minyak Naik Karena Hukum Supply dan Demand

Harga Minyak Naik Karena Hukum Supply dan Demand
Harga minyak naik berkat permintaan yang kuat. Foto/Reuters
A+ A-
SINGAPURA - Harga minyak mentah pada perdagangan Selasa (18/7/2017) stabil, karena hukum suplai dan permintaan. Dimana permintaan kuat memenuhi kekurangan pasokan dari OPEC dan Amerika Serikat.

Melansir dari Reuters, harga minyak mentah Brent International naik 13 sen atau 0,3% menjadi USD48,55 per barel pada pukul 01.30 GMT.

Harga minyak mentah berjangka Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI) naik 10 sen atau 0,2% menjadi USD46,12 per barel.

Permintaan kuat ini datang dari China, dimana pada Senin kemarin, Negeri Tirai Bambu mencatat peningkatan permintaan. Sedangkan, pasar minyak sedang melakukan pemangkasan produksi demi mendongkrak harga yang telah turun sejak 2014, akibat kelebihan pasokan.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) bersama Rusia sejak Januari hingga Maret telah mengurangi produksi sekitar 1,8 juta barel per hari. Namun kesepakatan OPEC ini kerap tidak terpenuhi semua, karena Nigeria dan Libya--yang dibebaskan tidak ikut dari perjanjian--terus meningkatkan produksinya. Begitu juga dengan AS.

Meski harga si emas hitam saat ini mulai menanjak naik, namun bukan tidak mungkin ambisi mencapai USD50 per barel gagal tercapai. Persoalan kelebihan pasokan yang selama ini dikhawatirkan, kini datang dari salah satu anggota OPEC lainnya: Ekuador.

Negara di Amerika Selatan ini, pada Selasa (18/7) mengatakan pihaknya tidak bisa untuk mematuhi pengurangan produksi 26.000 barel per hari karena defisit fiskal di negaranya, yang diperkirakan mencapai 7,5% dari PDB tahun ini.

Menteri Perminyakan Ekuador Carlos Perez mengatakan negaranya hanya bisa memotong 60% dari 26.000 barel. Dan ingin produksi minyaknya mencapai 545.000 barel per hari. "Jadi kami tidak bisa memenuhi kuota yang dikenakan OPEC kepada kami, karena ada kebutuhan yang jelas untuk negara," katanya.



(ven)
loading gif
Top