alexa snippet

Dolar Terjerumus, Rupiah Makin Menguat ke Rp13.309

Dolar Terjerumus, Rupiah Makin Menguat ke Rp13.309
Rupiah hari ini pulang perkasa terhadap dolar AS. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) semakin berkibar pada perdagangan Selasa (18/7/2017). Mata uang NKRI di indeks Bloomberg ditutup di level Rp13.309 per USD, menguat 17 poin atau 0,13% dari posisi penutupan kemarin di Rp13.326 per USD.

Pada pagi tadi, rupiah dibuka menguat 12 poin atau 0,09% ke posisi Rp13.314 per USD. Sepanjang Selasa ini, rupiah bergerak di Rp13.303-Rp13.322 per USD.

Data Yahoo Finance, rupiah pada Selasa ini bertambah 15 poin atau 0,11% ke level Rp13.308 per USD. Sementara pada penutupan kemarin berada di level Rp13.323 per USD.

Awal perdagangan, rupiah dibuka naik 13 poin atau 0,10% ke level Rp13.310 per USD. Selasa ini, rupiah diperdagangkan di level Rp13.298-Rp13.325 per USD.

Data SINDOnews yang bersumber dari Limas, rupiah pada Selasa ini berada di level Rp13.323 per USD, terapresiasi 14 poin dari posisi penutupan Senin di level Rp13.337 per USD.

Keperkasaan rupiah pada hari ini tidak lepas dari merosotnya USD ke level terendah setelah 10 bulan. Masalah gagalnya reformasi kesehatan dan ketidakpastian mengenai pengetatan kebijakan Federal Reserve membuat USD makin tenggelam.

Mengutip dari Reuters, indeks USD terhadap enam mata uang utama merosot ke level terendah dalam 10 bulan, yaitu di 94,706. Mata uang George Washington ini telah kehilangan 8,8% dari posisi puncak 103,82 pada 3 Januari 2017.

Dolar pun merugi terhadap euro ke level USD1,15 EUR dan melemah 0,4% terhadap yen Jepang menjadi 112,30. Sementara itu dolar Australia melonjak 1,3% terhadap USD menjadi 0,7912, yang menjadi level tertinggi setelah dua tahun. Hal ini berkat pertemuan bank sentral Australia yang menunjukkan optimisme prospek ekonomi Negeri Kanguru.



(ven)
loading gif
Top