alexametrics

IHSG Sesi I Balik Menguat Saat Rupiah Terbebani

loading...
IHSG Sesi I Balik Menguat Saat Rupiah Terbebani
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga sesi I perdagangan awal pekan hari ini balik menguat ke zona hijau ketika rupiah terpuruk. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga sesi I perdagangan awal pekan hari ini balik menguat ke zona hijau, setelah sempat memerah pada sesi pembukaan. Kenaikan bursa saham Tanah Air, berbanding terbalik dengan rupiah yang masih terbebani.

Menurut Yahoo Finance, rupiah pada sesi siang berada di posisi Rp13.315/USD atau sedikit menyusut dari posisi penutupan akhir pekan kemarin di level Rp13.312/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran levelĀ  Rp13.310-Rp13.319/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, hingga sesi I berada pada level Rp13.314/USD atau melemah dari sebelumnya Rp13.313/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.312-Rp13.325/USD.

Sementara data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di zona hijau pada level Rp13.319/USD. Posisi ini menguat dari sesi sebelumnya di level Rp13.323/USD.



Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan tengah pekan bertambah 9,492 poin atau 0,16% ke level 5.774,91 dan tadi pagi bursa saham Tanah Air melemah 3,37 poin atau 0,06% menjadi 5.762,05. Pada perdagangan kemarin, bursa saham Tanah Air jatuh sebesar 59,78 yang setara dengan 1,03% ke level 5.765,42

Sektor saham bergerak pada jalur positif dipimpin kenaikan tertinggi keuangan 0.77% diikuti dengan infrastruktur meningkat 0,16%. Sedangkan cacatan negatif dicetak aneka industri yang kehilangan minus 0,79%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,43 triliun dengan 4,68 miliar saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing minus Rp322,4 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,45 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,13 triliun. Tercatat 136 saham naik, 161 turun dan 126 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI). Sedangkan saham-saham yang melemah yakni PT MAP Boga Adiperkasa Tbk. (MAPB), PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) dan PT Astra International Tbk. (ASII).
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak