alexa snippet

IHSG Berakhir Meluncur Lebih Rendah, Bursa Asia Variatif

IHSG Berakhir Meluncur Lebih Rendah, Bursa Asia Variatif
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir meluncur lebih rendah ketika sempat membaik di sesi I sebelumnya. Foto/SINDO Photo
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir meluncur lebih rendah ketika sempat membaik di sesi I sebelumnya. Bursa saham dalam negeri ditutup melemah 13.33 poin atau 0.23% ke level 5.800,21 ketika bursa Asia berakhir variatif.

IHSG pada perdagangan sesi I perdagangan sempat balik perkasa dengan tambahan 7,53 poin atau 0,13% menjadi 5.821,06 usai adi pagi tergelincir yang dibuka turun 2,21 poin atau setara dengan 0,04% ke level 5.811,32. Sedangkan kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup naik 5.813,53.

Sektor saham dalam negeri hampir semuanya terdepresiasi dengan sektor konsumen menjadi pelemahan terdalam sebesar 1,21% diikuti manufaktur yang kehilangan 0,80%. Sementara sektor yang menguat yakni keuangan dengan peningkatan 0,45%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,64 triliun dengan 8,93 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp2,09 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp9,03 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp6,94 triliun. Tercatat sebesar 151 saham menguat, 182 melemah dan 123 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) naik Rp60 menjadi Rp2.400, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) bertambah Rp55 menjadi Rp1.650 dan PT Astra Graphia Tbk. (ASGR) meningkat Rp50 menjadi Rp1.650.

Sementara, beberapa saham yang melemah yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp525 menjadi Rp76.100, PT XL Axiata Tbk. (EXCL) melemah Rp70 menjadi Rp3.210, dan PT MAP Boga Adiperkasa Tbk. (MAPB) turun Rp40 menjadi Rp2.210.

Seperti dilansir CNBC, Rabu (26/7/2017) sebagian pasar saham Asia pada perdagangan hari ini berakhir variatif saat harga minyak dunia memperpanjang keuntungan dan dolar Amerika Serikat (USD) cenderung rapuh menjelang akhir pertemuan dua hari Federal Open Market Committee (FOMC). Terpantau saham Nikkei Jepang meningkat 0,48% atau setara dengan 94,96 poin menjadi 20,050.16.

Lonjakan bursa saham Jepang mendapatkan dukungan dari peningkatan beberapa perusahaan produsen mobil ketika Mitsubishi Motors mencetak penghasilan melebihi prediksi awal sebelumnya. Sedangkan indeks Kospi di Korea Selatan menghapus keuntungan di awal sesi perdagangan untuk berakhir lebih rendah 0,22% atau 5,39 poin ke level 2.434,51.

Raihan positif juga berhasil dicetak bursa Australia, ASX 200 naik 0,87% yang setara dengan 50,003 poin untuk berakhir pada posisi 5.776,6 terimbas indeks sub energi dan material yang masing-masing menyabet keuntungan sebesar 2,94% dan 2,08%. Sedangkan indeks Hang Seng hingga perdagangan sore berdiri kokoh pada level 26.941,02 dengan tambahan 88,97 atau 0,33%.

Di daratan China, bursa saham terlihat mixed ketika komposit Shanghai berakhir lebih tinggi sebesar 0,12% atau 3.8940 poin di level 3.247,67. Di sisi lain komposit Shenzhen justru meluncur 0,296% atau 5,4691 poin untuk ditutup pada posisi 1.843,12. Sementara indeks MSCI Asia Pasifik di luar jepang sebagian besar mendatar dan hingga perdagangan sore lebih rendah 0,03%.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top