alexa snippet

Rupiah Siang Makin Terpuruk di Tengah Kejatuhan IHSG

Rupiah Siang Makin Terpuruk di Tengah Kejatuhan IHSG
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga perdagangan siang terlihat masih sulit keluar dari zona merah, mengiringi pelemahan IHSG. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga perdagangan siang terlihat masih sulit keluar dari zona merah, setelah semakin terpuruk. Kejatuhan mata uang rupiah mengiringi pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.330/USD atau anjlok dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.317/USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp13.313-Rp13.326/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada di level Rp13.331/USD atau tercatat semakin memburuk dibandingkan kemarin pada posisi Rp13.318/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.314-Rp13.334/USD.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan dalam jalur pelemahan pada level Rp13.326/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari posisi kemarin di level Rp13.315/USD.

Di sisi lain IHSG pada sesi I perdagangan terus merosot menjadi 5.808,88 dengan penurunan sebesar 10,86 poin atau 0,19% sedangkan tadi pagi bursa Tanah Air dibuka menyusut ke level 5.817,3 usai kehilangan 2,43 poin atau 0,04%. Kemarin, IHSG ditutup meningkat sebesar 19,54 poin atau 0,34% ke level 5.819,74.

Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang ini secara keseluruhan bergerak pada jalur negatif. Pelemahan cukup dalam terjadi pada sektor aneka industri yang anjlok minus 1,42% diikuti sektor pertanian turun 0,92%. Penguatan tertinggi terjadi pada infrastruktur mencapai 0,87%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,42 miliar dengan 5,02 juta saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp9,37 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,06 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,07 triliun. Tercatat 131 saham naik, 173 turun dan 125 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA), PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA). Sedangkan saham-saham yang melemah yakni PT Astra International Tbk. (ASII), PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) serta PT Mayora Indah Tbk (MYOR).
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top