alexametrics

Kenapa Sekolah Akan Terdisrupsi (2)

loading...
Kenapa Sekolah Akan Terdisrupsi (2)
A+ A-
YUSWOHADY
Managing Partner, Inventure www.yuswohady.com


Minggu-minggu ini adalah minggu anak-anak kita kembali masuk sekolah setelah liburan panjang yang sekaligus menandai dimulainya tahun ajaran baru.

Tahun ajaran baru 2017 ini agak berbeda karena diliputi kontroversi dan blunder kebijakan full day school (FDS) yang mengubah waktu sekolah menjadi lima hari dan delapan jam per hari. Kebijakan blunder untuk ke sekian kali seperti ini (beda menteri, beda pula blundernya) menjadi wake-up call betapa kalau sekolah-sekolah kita terus dikelola dengan pendekatan BAU (business as usual) semacam ini pada akhirnya akan menjadi obsolete, kian tak relevan, dan akhirnya masuk museum.

Jadi, tak hanya tukang ojek pangkalan yang terkena disrupsi Go-Jek atau operator taksi yang terkena disrupsi Uber; saya khawatir sekolah-sekolah kita juga akan menjadi korban disrupsi berikutnya. Minggu lalu saya sudah menulis dua alasan substantif kenapa sekolah-sekolah kita bakal terdisrupsi jika kita terus-menerus ”gagal paham”, tidak peka, tidak agile , dan tidak cepat merespons gelombang disruptive change yang kini sedang menyapu lanskap pendidikan kita.

Alasan pertama, yaitu lahirnya generasi neo-milenial sebagai disruptor utama sekolah kita. Mereka highly mobile, apps-dependent, dan always connected, melek visual (visually literate), dan melek data (data literate), sehingga barangkali sekolah dengan tatap muka di kelas sudah tak relevan lagi. Mereka lebih nyaman belajar secara kolaboratif di dalam proyek riil atau pendekatan peer-to-peer melalui komunitas atau jejaring sosial (menggunakan social learning platform).

Alasan kedua adalah munculnya ”orang tua-orang tua baru” yang tak puas dan tak lagi mau memercayakan pendidikan anak-anaknya kepada sekolah formal-tradisional. Mereka lebih memilih ”turun gunung” mengajar anak-anak mereka sendiri di rumah melalui pendekatan home schooling.

Sebagai kelanjutan tulisan minggu lalu, berikut ini adalah alasan ketiga dan keempat. Baca: Kenapa Sekolah Akan Terdisrupsi? (1)

#3. Disruptive Technologies
halaman ke-1 dari 3
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top