Pentolan OJK Minta Pengusaha Jangan Mubazirkan Stimulus Pemerintah

Selasa, 04 Agustus 2020 - 16:29 WIB
loading...
Pentolan OJK Minta Pengusaha...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, pihaknya sedang mempertimbangkan perpanjangan waktu restrukturisasi kredit perbankan dan lembaga keuangan nonbank. Pertimbangan dilakukan mengingat situasi pandemi Covid-19 membuat para pelaku usaha mengalami kesulitan membayar cicilan.

Diketahui, berdasarkan Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019, kebijakan restrukturisasi kredit berakhir pada 31 Maret 2021.

"Untuk tumbuh masih kita kasih ruang yang lebih lama apabila diperlukan. Peraturan OJK 11 ini dimungkinkan diperpanjang," kata Wimboh dalam diskusi virtual, Selasa (4/8/2020). ( Baca juga:Obat Kuat Bos OJK Pulihkan Ekonomi, Apa Saja? )

Dia mengaku akan terus memantau perkembangan pembayaran seluruh debitor hingga akhir tahun nanti. Jika belum ada tren yang positif, maka kemungkinan kebijakan itu diperpanjang.

"Kita lihat sampai akhir tahun berapa yang sudah bangkit dan berapa yang belum bisa bangkit," ujarnya.

Dia berharap bagi pelaku usaha yang belum memanfaatkan program itu agar segera melakukan pengajuan ke perbankan dan lembaga pembiayaan lainnya.

"Kami harapkan para pengusaha jangan disia-siakan stimulus yang diberikan pemerintah. Ini luar biasa. Kita harapkan pengggangruan tidak semakin besar dan ekonomi kita bisa lebih baik dari negara lain," katanya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketiga Kalinya, Para...
Ketiga Kalinya, Para Ahli Tak Melihat Perbaikan Ekonomi Indonesia
Prabowo Sentil Pengusaha...
Prabowo Sentil Pengusaha Besar Suka Minta Restrukturisasi Kredit ke Pemerintah
Utang UMKM Rp2,7 Triliun...
Utang UMKM Rp2,7 Triliun Sudah Direstrukturisasi, OJK Minta Hapus Kredit Macet Lanjut
BI Rate Turun, Ekonom...
BI Rate Turun, Ekonom Sebut Kebijakan Fiskal dan Moneter Satu Arah Dorong Pemulihan Ekonomi
BUMN Berperan Penting...
BUMN Berperan Penting selama Pandemi Covid-19 dan Era Pemulihan
Restrukturisasi Kredit...
Restrukturisasi Kredit Berakhir, Sudah Siapkah Perbankan?
Friderica Widyasari...
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi PJ Ketua OJK
OJK Resmi Cabut Izin...
OJK Resmi Cabut Izin Usaha Jiwasraya
Presiden Prabowo Siapkan...
Presiden Prabowo Siapkan Kebijakan Strategis untuk Dorong Ekonomi Nasional
Rekomendasi
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
Waspada 8 Gejala Awal...
Waspada 8 Gejala Awal Hipertensi, Jangan Dianggap Sepele
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved