Menko Luhut: Gaji Pegawai JICT Lebih Tinggi dari Menteri

Kamis, 03 Agustus 2017 - 13:50 WIB
Menko Luhut: Gaji Pegawai...
Menko Luhut: Gaji Pegawai JICT Lebih Tinggi dari Menteri
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku heran dengan aksi mogok kerja yang dilakukan para pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT). Padahal, gaji mereka jauh lebih besar dari dirinya.

Dia menyebutkan, gaji pegawai JICT mencapai Rp26 juta untuk level operator. Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi kedua di dunia untuk ukuran gaji pegawai. (Baca: Aksi SP JICT Tak Mengganggu Aktivitas Bongkar Muat Kapal ).

"Soal pemogokan tadi itu, kan saya sudah bilang berkali-kali, saya juga bingung, wong gajinya nomor dua tertinggi di dunia Rp36 juta atau berapa itu operatornya," kata dia di Gedung BPPT Jakarta, Kamis (3/8/2017).

Menurutnya, besaran gaji pegawi JICT melebihi jumlah gaji yang diterimanya dari negara. Dia mengaku, hanya menerima gaji sekitar Rp19 juta setiap bulannya.

"Ya operator yang di situ, gaji saya cuma Rp19 juta, menteri. Aneh lagi tuh, jadi katanya bonusnya kurang. Saya enggak tahu, ini nanti saya cek," tuturnya.

Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini menegaskan agar para pekerja JICT tidak perlu melakukan aksi mogok kerja. Sebab, aksi mogok hanya dilakukan jika hak para pekerja tidak diberikan.

"Demo itu dilakukan kalau ada hak yang enggak dilakukan, misalnya di luar dari pada UMR, kan ini enggak," tegas Luhut.

Apalagi, tambah jenderal bintang empat ini, aksi mogok kerja tersebut akan berpengaruh terhadap produktivitas karyawan. "Tapi saya imbau jangan aneh-aneh, kalau ada hal-hal yang enggak benar ya diberitahu, tapi jangan memberikan jadi produksi enggak bagus. Saya minta tadi kepada keamanan, untuk lihat kalau memang perlu diproses hukum ya diproses hukum. Jangan mau demo-demo saja enggak jelas," tutur dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kasus Korupsi Pelindo...
Kasus Korupsi Pelindo II, Kejagung Periksa Presdir JICT
Dua Penjabat PT JICT...
Dua Penjabat PT JICT Diperiksa Kejagung terkait Kasus Pelindo II
Kejagung Periksa Dirut...
Kejagung Periksa Dirut Pelindo II sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Quay Container Crane...
Quay Container Crane dari Pelabuhan Tanjung Priok Direlokasi ke Pelabuhan Bagendang
Berikan Pendidikan untuk...
Berikan Pendidikan untuk Anak Putus Sekolah, JICT Raih 2 Penghargaan ISDA 2021s
JICT Komitmen Persingkat...
JICT Komitmen Persingkat Waktu Singgah Kapal di Pelabuhan Tanjung Priok
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
30 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved