Pemerintah Diminta Bersuara Gairahkan Transportasi Umum

Selasa, 04 Agustus 2020 - 20:53 WIB
loading...
Pemerintah Diminta Bersuara...
Ilustrasi penumpang memasuki bus. Foto/Dok SINDOphoto/Ramadhan Adiputra
A A A
JAKARTA - Penerapan ganjil genap kendaraan pribadi di Jakarta dimaksudkan untuk mengontrol pergerakan kendaraan. Sejak pandemi Covid-19 bisa dipastikan penggunaan jumlah angkutan pribadi meningkat.

Pemerintah perlu meyakinkan masyarakat, bahwa penggunaan transportasi umum juga aman dari Covid-19. Caranya, dengan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan pada simpul-simpul transportasi umum. (Baca: Kadishub DKI Sebut Penumpang Angkutan Umum Lebih Taat Protokol Kesehatan )

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno mengatakan, pemerintah sebetulnya telah melakukan upaya-upaya mengimbangi kebijakan ganjil-genap di Jakarta. Salah satunya adalah dengan menambah layanan bus regional (JR Connexion).

“Yang urgent selanjutnya ada pada pengendalian adaptasi kebiasaan baru. Pengendalian dalam arti protokol kesehatan tetap berjalan dengan tegas pada setiap sektor transportasi. Kalau di luar negeri, semasa pandemi pemerintah meyakinkan masyarakatnya bahwa angkutan umum aman dari Covid-19,” ujarnya di Jakarta, Selasa (4/8/2020). (Baca: Wali Kota Bogor: Masak Kita Biarkan 20 Ribu Penumpang KRL Setiap Hari Terus Berdesakan )

Menurut dia, di masa adaptasi kebiasaan baru pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), penyelenggaraan transportasi harus berjalan dengan meminimalisir resiko penularan dan penyebaran Covid-19. “Selain itu urban transport bersinggungan langsung dengan aktivitas keseharian masyarakat harus diperhatikan,” ungkapnya.

Selain itu, meningkatnya aktivitas masyarakat juga seiring dengan berjalannya roda perekonomian yang digaungkan pemerintah. “Sehingga penegasan kembali ada pada protokol kesehatan,” ucapnya.

Sebelumnya, kalangan pengusaha bus juga berharap pemerintah bisa bersuara untuk menggairahkan angkutan angkutan umum seperti bus bisa diminati masyarakat. (Baca juga: Kini Giliran Pengusaha Bus AKAP 'Ngegas' Terancam Bangkrut )

Pengusaha Otobus, Kurnia Lesani Adnan berharap pemerintah tidak hanya fokus ke angkutan pribadi saja, sebab pekerjaan rumah yang besar ada pada menggairahkan masyarakat naik angkutan umum.

“Ya kalau berkaca dari Idul Adha kemarin pemerintah sukses memindahkan orang dari angkutan umum ke angkutan pribadi. Nah kami di angkutan Bus Antar Kota Antar Provinsi memang ada peningkatan armada operasi 30-50%, dengan okupansi 50-70% tapi tidak ada lonjakan seperti Idul Adha tahun sebelumnya,” ujar Kurnia yang juga Ketua Umum Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI). Dia berharap pemerintah bisa turun tangan mengantisipasi gairah masyarakat naik angkutan bus yang menurun di masa pandemi.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa Selama Periode Libur Sekolah 2026
MPMRent Perkuat Green...
MPMRent Perkuat Green Mobility lewat Layanan Transportasi Terintegrasi
6,2 Juta Orang Mudik...
6,2 Juta Orang Mudik Naik Angkutan Umum H-4 Lebaran, Kereta Api Jadi Favorit
Pertagas Kantongi Pendapatan...
Pertagas Kantongi Pendapatan USD861,51 Juta di 2025, Mayoritas dari Bisnis Transportasi dan Niaga
Deretan Diskon Tarif...
Deretan Diskon Tarif Transportasi selama Mudik Lebaran, Catat Tanggalnya
Beri Diskon Transportasi...
Beri Diskon Transportasi Lebaran 2026, Pemerintah Kucurkan Rp200 Miliar
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Potret Transportasi...
Potret Transportasi Tradisional untuk Menyeberangi Sungai Cisadane
Rekomendasi
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Berita Terkini
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa Selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved