alexa snippet

Rupiah Sesi Pagi Dibuka Perkasa, Yen Tak Berdaya Lawan USD

Rupiah Sesi Pagi Dibuka Perkasa, Yen Tak Berdaya Lawan USD
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka semakin perkasa, saat Yen Jepang tak berdaya lawan USD. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka semakin perkasa, setelah sempat anjlok pada penutupan akhir pekan kemarin. Penguatan mata uang Garuda terjadi saat Yen Jepang tak berdaya menghadapi tekanan dari USD.

Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah pagi ini dibuka membaik ke level Rp13.344/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.370/USD.

Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah pagi ini juga berada dalam jalur positif di level Rp13.338/USD atau jauh lebih baik dari posisi penutupan akhir kemarin yang berada di level Rp13.365/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg, dibuka pada level Rp13.349/USD atau sedikit menguat dibanding kemarin di posisi Rp13.361/USD. Rupiah pagi ini berdasarkan Bloomberg bergerak pada kisaran harian Rp13.339-Rp13.351/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pagi menanjak ke posisi Rp13.355/USD atau menguat dari penutupan sebelumnya Rp13.368/USD. Rupiah awal pekan ini bergerak dengan kisaran level Rp13.333- Rp13.358/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Senin (14/8/2017) USD lebih tinggi terhadap Yen Jepang untuk mengawali pekan ini dengan catatan menghijau. Mata uang Negeri Paman Sam meningkat tipis seiringi ketegangan yang semakin memanas antara Amerika Serikat dan Korea Utara yang diperkirakan hanya jangka pendek.

Selain kekhawatiran atas risiko geopolitik, dolar akhir pekan kemarin juga berada di bawah tekanan setelah data inflasi yang mendatar dapat menimbulkan harapan Federal Reserve alias Bank Sentral AS untuk menikkan suku bunga acuan sekali lagi tahun ini.

Tercatat USD naik 0,1% terhadap Yen ke posisi 109,29 atau merayap dari posisi terendah akhir pekan kemarin, Jumat di level 108.72 yen, atau greenback tingkat terendah sejak April 19. Meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Korea Utara, yang dipicu falls di aset berisiko minggu, terlihat mungkin menjadi point utama bagi  pasar dalam waktu dekat.

"Ketidakpastian ini tidak akan hilang dalam waktu dekat. Dolar saat ini berada di kisaran 108 yen dan 115 yen. Jika ketegangan meningkat lebih lanjut, maka akan ada peningkatan risiko penurunan tingkat di bawah 108 terhadap yen," ujar Ahli Strategi mata uang Mizuho Securities Masafumi Yamamoto di Tokyo.

Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama berada pada level 93.096, usai tergelincir sekitar 0,3% pada Jumat, kemarin. Sedangkan euro meningkat 0,1% menjadi 1.1824 saat melawan USD.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top