alexametrics

Akses Warga Bandung terhadap Manfaat BPJS Kesehatan Capai 1,8 Juta

loading...
Akses Warga Bandung terhadap Manfaat BPJS Kesehatan Capai 1,8 Juta
Akses peserta JKN-KIS terhadap manfaat BPJS Kesehatan di Kota Bandung periode Januari-Juni 2017 mencapai 1,8 juta. Foto/Arif Budianto
A+ A-
BANDUNG - Akses peserta JKN-KIS terhadap manfaat BPJS Kesehatan di Kota Bandung periode Januari-Juni 2017 mencapai 1,8 juta.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung Herman Dinata Mihardja mengatakan, dari 1,8 juta akses manfaat BPJS Kesehatan, 75.882 menggunakan manfaat inap, 864.285 rawat jalan di rumah sakit, dan akses ke fasilitas kesehatan (Faskes) tingkat pertama mencapai 932.638.

"Sampai akhir tahun, jumlahnya diperkirakan bisa mencapai 3,6 juta. Itu lebih besar dari 2016, di mana akses manfaat BPJS Kesehatan sebanyak 3,2 juta," kata Herman saat kegiatan Public Expose Capaian Kinerja BPJS Kesehatan Cabang Bandung di Bandung, Selasa (22/8/2017).



Menurut dia, dari jumlah itu, sebanyak 46.188 kasus masuk kategori penyakit besar. Di mana, penyakit jantung masih mendominasi sebanyak 69%, disusul penyakit kanker 23%, dan ketiga penyakit stroke 8%, terakhir gagal ginjal sebesar 6%.

Dengan tingginya akses manfaat BPJS Kesehatan di Kota Bandung, Herman mengaku angka tagihan dari fasilitas kesehatan, rumah sakit, dan obat pada semester I mencapai Rp1,1 triliun. Sementara iuran peserta BPJS Kesehatan yang dihumpun dari sekitar 2,1 juta peserta hanya mencapai Rp550 miliar.

"Untungnya pemerintah berkomitmen menyubsidi kekurangan biaya itu. Sehingga klaim pembayaran ke rumah sakit tidak ada masalah. Sebagai contoh, secara nasional jumlah yang harus dibayar pemerintah mencapai Rp5 triliun," beber dia.

Herman mengakui, banyaknya peserta yang menunggak membayar iuran menjadi salah satu penyebab adanya selisih antara pemasukan dan pengeluaran. Selain itu, menurut berbagai survei, angka iuran peserta BPJS Kesehatan kelas tiga masih terlalu kecil. Idealnya sekitar Rp30.000.
(izz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak