alexametrics

Wapres JK Ingin Kasus Geo Dipa Cepat Selesai

loading...
Wapres JK Ingin Kasus Geo Dipa Cepat Selesai
Bos Geo Dipa mengungkapkan bahwa Wapres Jusuf Kalla (JK) menyampaikan harapannya agar masalah hukum yang menimpa PT Geo Dipa Energi (Persero) cepat selesai. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Direktur Utama Geo Dipa Riki Ibrahim mengungkapkan bahwa Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyampaikan harapannya agar masalah hukum yang menimpa PT Geo Dipa Energi (Persero) dengan cepat terselesaikan. Dengan begitu, dapat membantu ketahanan energi nasional.

Hal tersebut disampaikan oleh Wapres JK saat menggelar pertemuan dengan dengan manajemen PT Geo Dipa Energi, dalam rangka mengetahui perkembangan terakhir perusahaan BUMN tersebut, di Istana Wapres, Pejambon, Jakarta Pusat.

Dia menyatakan, JK mengharapkan agar proyek panas bumi ini tidak terbengkalai. Politisi Partai Golkar ini pun pernah datang langsung ke lapangan panas bumi Patuha (Jawa Barat) yang dikelola oleh Geo Dipa.



"Wapres RI benar-benar concern dengan permasalahan yang dihadapi oleh Geo Dipa, karenanya beliau ingin masalah hukum yang ada itu cepat terselesaikan," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (29/8).

Harapan Wapres JK itu disambut dengan sangat baik oleh seluruh Direktur dan Komisaris Utama Geo Dipa yang hadir dalam pertemuan tersebut. "Pada dasarnya, kami (GeoDipa) ingin berkontribusi untuk penambahan listrik dari panas bumi ini, terutama untuk menjaga ketahanan energi nasional dari energi baru terbarukan," imbuh dia.

Riki menambahkan, bahwa pihaknya juga menyampaikan beberapa hal saat dipanggil Wapres ke kantornya, bahwa untuk kapasitas produksi yang sudah dicapai saat ini adalah kurang lebih 100 MW per bulan dari kedua lapangan, Dieng dan Patuha.

"Kami juga menyampaikan bahwa Geo Dipa siap untuk melakukan Ground breaking pembangunan Patuha 2, 3, 4 dan Dieng 2, 3, 4 segera setelah masalah hukum ini segera teratasi di tahun ini juga," tandasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak