alexa snippet

Reformasi Pensiunan Perlu Contek dari Negara Lain

Reformasi Pensiunan Perlu Contek dari Negara Lain
Menkeu Sri Mulyani Indrawati berkeinginan untuk belajar dari negara lain yang berhasil mengelola ekonominya dalam mereformasi pensiunan. Grafis/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berkeinginan untuk belajar dari negara lain yang berhasil mengelola ekonominya dalam mereformasi pensiunan. Mereformasi sistem pensiun dinilai tidak mudah dan sangat sensitif.

Menurutnya, kebijakan reformasi dana pensiunan akan memberikan dampak besar terhadap masyarakat. "Ini masih dilakukan kajian, dan meminta tim belajar dari negara lain, bisa juga belajar dari negara yang berhasil dan gagal, sehingga kita punya ilusi," ujarnya di Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Misalnya Yunani berhasil mengelola ekonomi dengan mereformasi kebijakan pensiunannya dan hidup sejahtera. "Mereka bisa mereformasi, namun APBN tidak sustain karena pajaknya tidak cukup. Sangat murah hati, tapi kemampuan negara mengumpulkan pajak tumpul, suatu saat pasti kolaps karena mengelola keuangan negara tidak mudah," tutur dia.

Dia memahami bahwa masyarakat menginginkan pemerintah memberikan layanan yang baik, termasuk infrastruktur dan fasilitas kesehatan. Namun, hal ini bisa dilakukan dengan belanja negara.

Baca Juga:
Sri Mulyani Kesulitan Soal Dana Jaminan Sosial Pensiunan

Sri Mulyani Berencana Evaluasi Jaminan Sosial Pensiunan
(izz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top