alexa snippet

IHSG Ditutup Terjungkal 26,64 Poin Terbebani Sektor Tambang

IHSG Ditutup Terjungkal 26,64 Poin Terbebani Sektor Tambang
IHSG pada perdagangan hari ini berakhir terjungkal 26,64 poin setara 0,45% ke level 5.845,73 saat bursa saham Asia ditutup mixed. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir terjungkal hingga 26,64 poin setara 0,45% ke level 5.845,73 pada saat bursa saham Asia ditutup mixed alias variatif.

IHSG pada perdagangan siang tadi tercatat menguat 2,52 poin setara 0,04% ke level 5.874,89 setelah tadi pagi melemah 10,26 poin setara 0,17% ke level 5.862,12. Kemarin, IHSG ditutup naik 0,50 poin atau setara 0,01% ke level 5.872,38.

Sektor saham dalam negeri sore ini hampir semuanya berada dizona merah dengan pertambangan ambruk hingga 4,45% dan sektor yang menguat tertinggi yaitu perkebunan turun 1,05%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,57 triliun dengan 9,89 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp542,75 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,68 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,14 triliun. Tercatat sebesar 129 saham menguat, 225 saham melemah dan 107 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menguat Rp300 menjadi Rp7.150, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp150 menjadi Rp9.500, dan PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp100 menjadi Rp6.600.

Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) turun Rp200 menjadi Rp5.300, PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) melemah Rp150 menjadi Rp4.000, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun Rp60 menjadi Rp2.070.

Seperti dilansir CNBC, Rabu (13/9/2017), bursa saham Asia berakhir mixed. Di mana, Indeks Nikkei 225 naik 0,45% atau 89,2 poin ke level 19.865,82 di tengah melemahnya yen. Eksportir memperpanjang kenaikan yang dilakukan pada sesi sebelumnya, dengan produsen saham mobil, bank dan sebagian besar perusahaan teknologi menguat.

Sementara di Korea Selatan, Indeks Kospi ditutup turun 0,22% ke level 2.360,18. Di Australia, Indeks S&P/ASX 200 memberikan kenaikan awal untuk ditutup melemah 0,04% ke level 5.744,3 dengan kerugian pada sektor telekomunikasi dan energi mengimbangi sedikit kenaikan sektor material dan keuangan.

Di sisi lain, bursa saham China, Shanghai Composite menguat 0,18% ke level 3.385,53 dan Shenzhen Composite naik 0,441% menjadi ke level 1.994,97.

Indeks MSCI Asia Pacific selain Jepang tercatat turun tipis setelah mencapai level tertinggi baru dalam 10 tahun di awal sesi, perdagangan turun 0,11%.
(izz)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top