alexa snippet

Transaksi Nontunai Tol di Jawa Tengah Meningkat

Transaksi Nontunai Tol di Jawa Tengah Meningkat
Regional Transaction And Consumer Head Bank Mandiri Region VII Jawa 2 Jateng dan Yogyakarta Zedo Faly. Foto/SINDOnews/Ahmad Antoni
A+ A-
SEMARANG - Regional Transaction And Consumer Head Bank Mandiri Region VII Jawa 2 Jateng dan Yogyakarta, Zedo Faly memaparkan, tingkat transaksi nontunai di ruas jalan tol di Jateng terus meningkat sejak Januari-Juli 2017 mencapai Rp90 miliar.

Diperkirakan hingga Desember 2017, bakal meningkat hingga Rp270 mliar. Dan sepanjang tahun 2017 diperkirakan bisa mencapai Rp360 miliar.

"Kami optimistis transaksi nontunai di semua ruas tol di Jateng tol bakal naik 200% hingga akhir tahun ini, setelah penerapan pembayaran dengan pengunaan kartu nontunai diberlakukan mulai Oktober mendatang," kata Zedo dalam acara Focus Group Dialog bertemakan "Transaksi Nontunai Bagi Pengguna Alat Transportasi" di Hotel Horison, Semartang, Jawa Tengah, Rabu. (13/9/2017)

Disebutkan, sejak Januari hingga Juli lalu, Bank Mandiri telah mengeluarkan sebanyak 13.550 kartu pembayaran nontunai tol untuk kebutuhan di Jateng, bahkan Agustus-September bertambah 8.561 kartu nontunai. Jumlah kartu nontunai tersebut hanya yang terjual di kantor-kantor cabang Bank Mandiri di wilayah Jateng, bukan termasuk yang disediakan di sejumlah toko retail dan gerbang-gerbang tol.

Sementara, Kabid E-Goverment Kominfo, Muhammad Agung Hikmati mengatakan, penerapan sistem transaksi nontunai mempunyai beberapa keuntungan. Diantaranya hemat, akurat, mengurangi kejahatan hingga pelayanan publik lebih baik.

"Transaksi nontunai ini bisa hemat, ga perlu cetak uang. Kemudian bisa akurat karena transaksi yang dilakukan tercatat secara detail," ungkap Agung.

Karena itu, pihaknya merasa senang diberlakukannya transaksi nontunai ini. Dia melihat gerakan nontunai paling bisa dilakukan saat ini pada pengguna tol.
(ven)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top