BRI Peduli Grow & Green Tanam 2.500 Bibit Pohon di Samosir
Selasa, 31 Oktober 2023 - 14:36 WIB
loading...
A
A
A
Program BRI Peduli Grow & Green ini bukan hanya memberikan bantuan bibit pohon, melainkan juga penyusunan desain program, penyediaan bibit, penanaman, pemeliharaan, hingga pendataan kondisi perkembangan tanaman. Program BRI Peduli Grow & Green ini juga mengukur potensi cadangan dan serapan karbon yang akan berjalan selama 3-4 tahun ke depan.
Yayasan Bakau Manfaat Universal sendiri merupakan organisasi nirlaba yang berfokus pada pengelolaan lingkungan, sosial, dan kemanusiaan sejak tahun 2017. Yayasan ini dipercaya karena memiliki kompetensi dalam bidang lingkungan dan memiliki dashboard monitoring pohon serta penyerapan karbon. Dengan begitu, hal ini akan mempermudah pemantauan keberhasilan penanaman yang sedang berlangsung.
Nasir selaku Ketua Yayasan Bakau Manfaat Universal, menjelaskan pendampingannya sebagai mitra penyelenggara BRI Peduli Grow & Green diawali dengan mengidentifikasi lokasi-lokasi potensial. Yayasan mencari kelompok masyarakat yang sudah terverifikasi memiliki lahan yang dikelola secara resmi.
Setelah semuanya sesuai dengan kriteria, programnya akan didesain langsung beserta aktivitas yang dilakukan sesuai kebutuhan daerah. Ketika aktivitas penanaman sudah dimulai, akan ada tim dari yayasan yang bertugas melakukan pendataan. Mulai dari kegiatan awal penanaman, monitoring rutin, hingga analisa potensi penyerapan karbon.
“Jadi selama program yang berlangsung 3 tahun ini, akan dilakukan monitoring dan analisa potensi penyerapan karbon secara rutin. Selain itu juga ada tim yang mendampingi di daerah terpilih sebagai perpanjangan tangan antara kelompok dan yayasan,” ucap Nasir.
![BRI Peduli Grow & Green Tanam 2.500 Bibit Pohon di Samosir]()
Tidak Hanya Lestarikan Alam, Juga Serap Tenaga Kerja
Saroha Siregar selaku Ketua KTH Marsada mengaku sangat bahagia atas bantuan yang diberikan oleh BRI. Bukan hanya berperan dalam penghijauan dan pelestarian hutan di sekitar Danau Toba, tetapi juga menyerap tenaga kerja dan memberdayakan kelompok tani di Desa Hariara Pintu.
Yayasan Bakau Manfaat Universal sendiri merupakan organisasi nirlaba yang berfokus pada pengelolaan lingkungan, sosial, dan kemanusiaan sejak tahun 2017. Yayasan ini dipercaya karena memiliki kompetensi dalam bidang lingkungan dan memiliki dashboard monitoring pohon serta penyerapan karbon. Dengan begitu, hal ini akan mempermudah pemantauan keberhasilan penanaman yang sedang berlangsung.
Nasir selaku Ketua Yayasan Bakau Manfaat Universal, menjelaskan pendampingannya sebagai mitra penyelenggara BRI Peduli Grow & Green diawali dengan mengidentifikasi lokasi-lokasi potensial. Yayasan mencari kelompok masyarakat yang sudah terverifikasi memiliki lahan yang dikelola secara resmi.
Setelah semuanya sesuai dengan kriteria, programnya akan didesain langsung beserta aktivitas yang dilakukan sesuai kebutuhan daerah. Ketika aktivitas penanaman sudah dimulai, akan ada tim dari yayasan yang bertugas melakukan pendataan. Mulai dari kegiatan awal penanaman, monitoring rutin, hingga analisa potensi penyerapan karbon.
“Jadi selama program yang berlangsung 3 tahun ini, akan dilakukan monitoring dan analisa potensi penyerapan karbon secara rutin. Selain itu juga ada tim yang mendampingi di daerah terpilih sebagai perpanjangan tangan antara kelompok dan yayasan,” ucap Nasir.
.jpg)
Tidak Hanya Lestarikan Alam, Juga Serap Tenaga Kerja
Saroha Siregar selaku Ketua KTH Marsada mengaku sangat bahagia atas bantuan yang diberikan oleh BRI. Bukan hanya berperan dalam penghijauan dan pelestarian hutan di sekitar Danau Toba, tetapi juga menyerap tenaga kerja dan memberdayakan kelompok tani di Desa Hariara Pintu.
Lihat Juga :