Skytrain Bandara Internasional Soekarno-Hatta Resmi Beroperasi

Minggu, 17 September 2017 - 13:33 WIB
Skytrain Bandara Internasional Soekarno-Hatta Resmi Beroperasi
Skytrain Bandara Internasional Soekarno-Hatta Resmi Beroperasi
A A A
JAKARTA - Skytrain Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai beroperasi pada hari ini atau bertepatan dengan Hari Perhubungan Nasional. Pengoperasian Skytrain tersebut dilakukan setelah Kementerian Perhubungan melakukan sejumlah verifikasi khususnya terkait dengan keselamatan, keamanan, dan pelayanan, di mana kemudian diterbitkan Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KP 841 Tahun 2017 tentang Izin Operasi Perkeretaapian Khusus Kepada PT Angkasa Pura II (Persero).

Pada tahap awal, Skytrain beroperasi untuk melayani perpindahan penumpang pesawat atau pengunjung bandara dari Terminal 3 ke Terminal 2 dan sebaliknya pada pukul 07.00-09.00 WIB, lalu 12.00-14.00 WIB, serta 17.00-19.00 WIB.

Nantinya, Skytrain akan beroperasi 24 jam dalam 1 hari. Penumpang pesawat juga dapat mengetahui jadwal keberangkatan dan kedatangan Skytrain melalui aplikasi Indonesia Airport di smartphone iOS dan android.

Adapun lintasan yang dilalui pada tahap awal ini adalah sepanjang 1.700 m dan kapasitas 1 set Skytrain yang terdiri dari 2 kereta ini adalah sebanyak 176 orang. Pengoperasian sky train tersebut dilakukan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) dan Menteri BUMN Rini M. Soemarno serta Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin secara simbolis memulai pengoperasian Skytrain Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Shelter Terminal 3

"Pada Hari Perhubungan Nasional ini kita melihat Skytrain sebagai moda transportasi publik modern yang belum pernah ada sepanjang sejarah di Indonesia sekarang dioperasikan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Hal ini menandakan dunia transportasi nasional terus berkembang demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat," ujar Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin dalam keterangan resminya di, Jakarta, Minggu (17/9/2017).

Skytrain Bandara Internasional Soekarno-Hatta Resmi Beroperasi


Skytrain, lanjutnya merupakan moda transportasi kereta tanpa awak pertama di Indonesia yang menggunakan sistem automated guideway transit, dan kami berharap keberadaannya dapat menjadi semacam inisiator perkembangan moda transpotasi di Indonesia demi kemudahan perpindahan masyarakat dari satu tempat ke tempat lainnya.

"Pengoperasian Skytrain ini juga merupakan salah satu persiapan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam menyambut pelaksanaan Asian Games 2018," imbuhnya.

Pada tahap awal ini operasional Skytrain akan tetap melibatkan pengemudi hingga sekitar 6 bulan ke depan sebagai bagian dari familiarisasi dan sosialisasi kepada publik, dan Setelah itu Skytrain akan beroperasi tanpa awak.

Sementara itu pada tahap selanjutnya Skytrain akan menghubungkan Terminal 3, Terminal 2, stasiun kereta bandara, dan Terminal 1 dengan total lintasan dual track mencapai 3.050 m atau sekitar 3 km. Saat beroperasi penuh, headway Skytrain ditetapkan setiap 5 menit dengan total waktu tempuh 7 menit.

Skytrain Bandara Internasional Soekarno-Hatta Resmi Beroperasi


Total nilai investasi proyek Skytrain ini mencapai sekitar Rp950 miliar, di mana sebesar Rp530 miliar digunakan untuk pengadaan trainset dan Rp420 miliar untuk pembangunan lintasan.

Pengadaan trainset disiapkan oleh PT LEN Industri (Persero) dan Woojin asal Korsel, sementara itu pembangunan lintasan beserta shelter oleh PT Wijaya Karya Tbk dan PT Indulexco.

"Skytrain ini merupakan hasil dari sinergi yang baik antara 3 BUMN yakni Angkasa Pura II, LEN Industri, dan Wika. Kami berharap sinergi ini dapat menjadi contoh bagi BUMN lainnya untuk memberikan yang terbaik bagi negeri,” jelas Awaluddin.

Direktur Operasi PT Angkasa Pura II (Persero) Djoko Murdjatmojo menjelaskan, Skytrain Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditempatkan di sisi darat atau landside seperti contohnya bandara di San Fransisco, dan tidak di sisi udara atau airside seperti di Bandara Changi, Singapura.

"Hal ini karena Bandara Internasional Soekarno-Hatta memiliki sistem multi terminal di mana masing-masing terminal beroperasi secara individu sehingga penumpang transit antar terminal berpindah melalui landside. Dari analisis menunjukkan bahwa pergerakan penumpang dan pengguna jasa seluruhnya melalui landside sehingga penempatan Skytrain sudah sesuai kebutuhan di lapangan," ujarnya.

Skytrain Bandara Internasional Soekarno-Hatta Resmi Beroperasi


Sementara itu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, Skytrain di Bandara Internasional Soekarno-Hatta ini merupakan suatu kebanggaan bagi dunia transportasi Indonesia.

"Lebih dari itu, moda transportasi ini sangat efektif sebagai salah satu moda transportasi yang ada di bandara, selain tentunya juga nanti kereta bandara akan beroperasi dari bandara menuju Jakarta dan sebaliknya," ujar Budi.
(akr)
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
berita/ rendering in 0.4539 seconds (0.1#10.140)