Kuartal III-2023, MedcoEnergi Bukukan Laba Bersih Rp3,6 Triliun

Kamis, 02 November 2023 - 08:59 WIB
loading...
Kuartal III-2023, MedcoEnergi...
PT Medco Energi Internasional Tbk membukukan laba bersih sebesar USD242 juta di kuartal III-2023. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) mencatatkan laba bersih sebesar USD242 juta atau sekitar Rp3,6 triliun (kurs Rp15.000 per USD) di kuartal III-2023. Capaian tersebut turun sekitar 39% dibandingkan perolehan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar USD400,9 juta.

Dalam keterangan resminya, perseroan menjelaskan bahwa penurunan tersebut terjadi akibat turunnya harga minyak dan gas, serta berkurangnya kontribusi dari PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). Harga minyak selama sembilan bulan pertama 2023 tercatat rata-rata hanya USD77 per barel, turun dari UD101,1 per barel di periode yang sama tahun 2022. Sementara, bagian laba bersih MedcoEnergi dari AMMN adalah USD13 juta, turun USD159 juta dibandingkan tahun lalu.

Baca Juga: MedcoEnergi Cetak Laba USD119 Juta di Semester I-2023

Pada periode yang sama, perseroan mencatatkan EBITDA sebesar USD941 juta. Selanjutnya, utang konsolidasi sebesar USD2,9 miliar, turun 12% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara utang Restricted Group sebesar USD2,5 miliar, turun 14% dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan memiliki kas dan setara kas sebesar USD666 juta, dengan utang bersih USD2,2 miliar dan rasio utang bersih terhadap EBITDA1 sebesar 1,6x.

CEO MedcoEnergi Roberto Lorato menilai kinerja perseroan di kuartal III ini tetap solid. Dia menambahkan, untuk meningkatkan nilai perseroan, MedcoEnergi akan terus fokus pada cost leadership dan penyelesaian proyek utama.

"Laporan terbaru kami memperlihatkan cadangan Natuna dan Corridor yang lebih besar, yang menunjukkan kapabilitas MedcoEnergi yang baik dan hasil investasi berkelanjutan pada aset-aset kami yang berkualitas tinggi," tuturnya dalam siaran pers, Kamis (2/11/2023).

Laporan cadangan baru di Natuna dan Corridor, kata Lorato, memperpanjang umur cadangan terbukti dan terduga MedcoEnergi menjadi 9,7 tahun. Pada kuartal III-2023, perseroan memproduksi minyak dan gas sebesar 161 mboepd, dengan biaya produksi sebesar USD7,5 per boe. Perseroan menggelontorkan belanja modal sebesar USD210 juta, terutama untuk pengembangan Natuna, Corridor dan Ijen.

Baca Juga: Israel Kembali Bombardir Kamp Pengungsi Jabalia di Jalur Gaza

Di sektor ketenagalistrikan, Medco Power menghasilkan penjualan sebesar 3.079 GWh, dimana 20% berasal dari sumber energi terbarukan. "Penjualan meningkat 5%, dibandingkan tahun lalu, berkat kontribusi IPP berbahan bakar gas di Riau sebesar 275 MW dan fasilitas pembangkit listrik tenaga surya di Sumbawa sebesar 26 MWp," imbuhnya. Untuk sektor ketenagalistrikan, belanja modal tercatat sebesar USD55 juta, terutama untuk menyelesaikan pengembangan pembangkit listrik panas bumi Ijen 34 MW yang dijadwalkan selesai pada Desember 2024.

Mengenai kinerja Amman Mineral Internasional, produksi tembaga pada kuartal III-2023 sebesar 199 Mlbs, dan produksi emas sebesar 259 Koz. Realisasi harga rata-rata tembaga adalah USD4,0 per lbs. Sementara, pembangunan smelter berjalan sesuai jadwal, dan diperkirakan akan mencapai progres lebih dari 70% pada akhir tahun.

"Saya merasa senang dengan kinerja operasional dan keuangan perseroan. Penerbitan obligasi terbaru dan dukungan investor yang kuat menunjukkan keberhasilan perseroan dalam memenuhi komitmen dan rencana deleveraging secara konsisten. Dengan membaiknya harga komoditas dan permintaan energi, kami berharap dapat terus melanjutkan pertumbuhan yang berkelanjutan," tutup Direktur Utama MedcoEnergi Hilmi Panigoro.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Gelar RUPST, Krom Bank...
Gelar RUPST, Krom Bank Cetak Kinerja Kuat di Sepanjang 2025
Indocement Bagikan Dividen...
Indocement Bagikan Dividen Rp1,54 Triliun, Setujui Perubahan Pengurus
SIG Bagikan Seluruh...
SIG Bagikan Seluruh Laba 2025 Rp190,8 Miliar sebagai Dividen Tunai
MARK Tetapkan Dividen...
MARK Tetapkan Dividen dan Proyeksi Laba 2026, Yield Berpotensi Double Digit
Kuartal Pertama 2026,...
Kuartal Pertama 2026, LPKR Bukukan Pendapatan Rp1,80 T dan Laba Bersih Rp107 M
Ingria Pratama Capitalindo...
Ingria Pratama Capitalindo Bukukan Kenaikan Laba Bersih 34 Persen di Kuartal III/2025
NeutraDC Nxera Batam...
NeutraDC Nxera Batam dan Medco Power Hadirkan Energi Ramah Lingkungan untuk Data Center AI
Laba Bersih IRRA Melonjak...
Laba Bersih IRRA Melonjak 924,6%, Tumbuh Pesat di Sektor Kesehatan
Rekomendasi
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved