alexametrics

Perusahaan Jamu Air Mancur Dongkrak Ekspor Produk Madurasa

loading...
Perusahaan Jamu Air Mancur Dongkrak Ekspor Produk Madurasa
Proses produksi produk Madurasa PT Madurasa Unggulan Nusantara (MUN) yang merupakan bagian dari perusahaan jamu Air Mancur di Wonogiri, Jawa Tengah. Foto/Ary Wahyu Wibowo
A+ A-
WONOGIRI - Perusahaan jamu PT Air Mancur terus mendongkrak produk unggulan Madurasa agar terus bersaing di pasar domestik dan pasar ekspor. Setelah merambah lima negara, produk yang dihasilkan dari lebah madu tersebut bakal ekspansi ke Eropa dan Amerika.

General Manager PT Air Mancur Muji Sarjono mengungkapkan, produk Madurasa telah merambah ke negara Dubai, Arab Saudi, Afrika, dan Malaysia. Mengingat potensi yang luar biasa, produk dari madu secara khusus ditangani oleh PT Madurasa Unggulan Nusantara (MUN) yang pabriknya ada di Kabupaten Wonogiri.

Sedangkan dua pabrik yang ada di Kabupaten Karanganyar, fokus pada produksi jamu dan kosmetik. “Saat ini, produk Madurasa yang diekspor baru 10% dari total produksi,” ungkap Muji Sarjono, Rabu (20/9). Sedangkan market share produk Madurasa mencapai 70% di Indonesia.



Peningkatan ekspor produk Madurasa ditargetkan naik dua kali lipat. Terlebih ketersediaan bahan baku madu sangat mencukupi. Diantaranya dari dari wilayah Pati, dan peternakan madu milik sendiri yang ada di Wonogiri. Produk Madurasa telah menunjukkan eksistensinya dengan meraih Top Brand Award selama sembilan tahun berturut turut.

Berbagai sertifikasi standar nasional untuk menjamin mutu dan kualitas produksi telah berhasil didapatkan. Guna meningkatkan daya saing di industri consumer goods, PT Madurasa Unggulan Nusantara tengah mempersiapkan menuju ISO 9001 tentang sistem manajemen mutu, dan ISO 2200 tentang sistem manajemen keamanan pangan.

Direksi PT Madurasa Unggulan Nusantara Daniel Sugiarto mengemukakan, perusahaan ingin lebih berkembang dan terus ekspansi. Hal hal yang dilakukan antara lain melalui variasi produk, investasi alat baru, dan penetrasi market internasional yang sangat menjanjikan. “Ke depan diharapkan bisa mencapai 50% ke luar negeri. Diantaranya ke Eropa dan Amerika,” tandas Daniel.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak