alexa snippet

Ketua HKTI Moeldoko Dorong Peningkatan Kemandirian Pangan

Ketua HKTI Moeldoko Dorong Peningkatan Kemandirian Pangan
Lepas ketergantungan impor, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moledoko mendorong masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kemandirian pangan. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moledoko mendorong masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kemandirian pangan. Hal ini perlu dilakukan agar Indonesia menjadi bangsa yang mandri dan tidak bergantung pada impor.

Hal tersebut disampaikan mantan Panglima TNI ini dalam peringatan Tahun Baru Islam yang dihadiri 25 ribu santri dan wali santri di Pondok Pesantren Ma’had Al-Zaytun, Indramayu, Jawa Barat.

Menurut Moeldoko, contoh internalisasi telah berhasil dilakukan oleh Pondok Pesantren Al-Zaytun. “Menurut saya, sikap kebangsaan Syekh Panji Gumilang sebagai pimpinan tertinggi di pesantren tidak perlu diragukan lagi. Selain itu, sikap-sikap kemandirian sebuah bangsa juga sudah ditunjukkan oleh pesantren Al Zaytun,” ujar Moeldoko, dalam keterangan resminya yang dilansir kepada SINDOnews, Minggu (24/9/2017).

Dia juga memuji sikap disiplin para santri yang telah berimplikasi terhadap kemandirian kampus Al Zaytun. Ketika sebagian besar bahan baku diimpor, Ponpes Al Zaytun mampu mandiri untuk memenuhi kebutuhan para santri dan warga pesantren.

“Kebutuhan beras, gula, dan berbagai protein sudah mampu diadakan sendiri oleh pesantren ini. Ini sungguh sesuatu yang baik,“ jelas Moeldoko.

Dia mengatakan, karakter perubahan akan membawa ke sesuatu yang misterius. Seseorang yang sebelumnya bergerak dan melakukan perubahan akan diganti dengan hal baru jika tak konsisten.

Setelah itu, perubahan juga bergerak sangat cepat, tak terduga, dan terjadi setiap saat. Karena itu, Moeldoko meminta para santri Al-Zaytun sigap dan mampu beradaptasi dengan kondisi tersebut saat hidup di tengah masyarakat.

Menurut jenderal kelahiran Kediri, Jawa Timur (Jatim) tersebut, perubahan juga memerlukan tokoh. “Tokoh-tokoh tersebut saya harapkan bisa lahir dari Pesantren Al-Zaytun ini untuk kemaslahatan bangsa,” katanya.

Dia juga berharap Ponpes Al-Zaytun melahirkan pejabat seperti menteri atau presiden. Pemilik Bintang Adhi Makayasa 1981 itu pun memuji kehadiran tokoh lintas agama di Ponpes Al-Zaytun.
(dmd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top