alexa snippet

BPJS Kesehatan Catat Kepesertaan JKN Capai 70%

BPJS Kesehatan Catat Kepesertaan JKN Capai 70%
Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencatat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah mencapai 70% dari jumlah penduduk Indonesia. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencatat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah mencapai 70% atau setara lebih dari 182 juta dari jumlah penduduk Indonesia. Sehingga diyakini target 2019 yang mencapai 95% optimistis dapat terpenuhi.

"Hanya ada persoalan terkait pendanaan program kesehatan. Yang mana saat ini, penganggaran berdasarkan konsep anggaran berimbang berdasarkan pendapatan dan pengeluaran," ungkap Staf Ahli Direksi Bidang Komunikasi dan Partisipasi Masyarakat (BPJS Kesehatan), Irfan Humaidi di Jakarta, Jumat (13/10/2017).

Diakuinya, memang pendapatan sebagian besar dari iuran, sejak awal sudah ada gap antara iuran dan potensial biaya. Makanya, solusi untuk mengatasi gap ini, pertama penyesuaian iuran, kedua penyesuaian manfaat,  ketiga adalah komitmen pemerintah untuk memberikan tambahan.

Lebih lanjut Irfan menyatakan, bila tahun 2017 opsi yang dipilih pemerintah adalah menutupi kesenjangan yang terjadi. Hanya saja, program kesehatan ini menganut sistem asuransi sosial dimana ada prinsip gotong royong antara yang sehat dan yang sakit. "Pola itu akan menutupi defisit anggaran," tukasnya.

Apalagi sambung Irfan, dari sisi kepesertaan sudah memadai. Saat ini peserta BPJS Kesehatan sudah mencapai 182 juta atau 70% lebih dari jumlah penduduk Indonesia. "Ada sekitar lebih dari 2.200 (rumah sakit) yang secara proposional sudah menggalang kerja sama. Namun, lebih banyak rumah sakit swasta," pungkasnya. 
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top