alexa snippet

Menteri Susi Gagalkan Penyelundupan Ikan Rp509,69 Miliar

Menteri Susi Gagalkan Penyelundupan Ikan Rp509,69 Miliar
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengutarakan KKP sepanjang tahun ini telah berhasil menggagalkan penyelundupan ikan senilai Rp509,69 miliar. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sepanjang tahun ini telah berhasil menggagalkan penyelundupan ikan senilai Rp509,69 miliar. Meski begitu Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengeluhkan masih maraknya penyelundupan bibit lobster ke luar negeri.

"Tercatat pula kita berhasil menggalkan penyelundupan ikan setara dengan penyelamatan Rp509,69 miliar sepanjang 2016 sampai Juli 2017,” kata Menteri Susi saat paparan 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK di Gedung Bina Graha, Rabu (18/10/2017).

(Baca Juga: Susi Keluhkan Penyelundupan Bibit Lobster ke Luar Negeri)

Lebih lanjut Susi menyebutkan, KKP telah menggalkan penyelundupan terhadap 3.730.779 ekor dan 33.708 kg spesies. Di antaranya jenis sumber daya yang diamankan yaitu sebagian lobster, kepiting, dan rajungan bertelur. “Selain itu, kamu juga telah melepas liarkan 3.732.232 ekor lobster, kepiting, dan rajungan bertelur," sambungnya.

Ia juga menambahkan, bila berhasil menjaga konservasi spesies hiu koboi dan hiu martil. Dengan penyelamatan terhadap sebanyak 158 spesies serta perlindungan penyu. "Dari upaya itu, sebanyak 22.016 species diselamatkan. Upaya keempat adalah penggunaan alat penangkap ikan yang ramah lingkungan. Makanya, pemerintah telah mengganti 237 unit alat tangkap yang dilarang,” terang dia.

Bahkan, menurutnya KKP juga melakukan penebaran 35,71 juta ekor benih ikan lokal. Langkah lain yang demi menjaga keberlanjutan sumber daya ikan dan lingkungan adalah melakukan pengukuran ulang kapal yang tidak sesuai. “Sebanyak 1.707 unit kapal hasil ukur ulang dan Rp357,88 miliar PNBP dari SDA,” tuturnya.

Terakhir Susi menyebut, KKP juga menerapkan pengendalian daya dukung ekosistem di danau dan waduk, perehabilitasian wilayah pesisir hingga perlindungan daerah pemijahan dan daerah bertelur sumber daya Tuna di WPP 714. “Dan menambah kawasan konservasi nasional, dari 16,4 juta hektar pada 2014 menjadi 18,36 juta hektar pada 2017,” pungkasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top