alexa snippet

Antisipasi Masalah, Menteri PUPR Cek Progres Bendungan Kuningan

Antisipasi Masalah, Menteri PUPR Cek Progres Bendungan Kuningan
Kementerian PUPR memastikan pembangunan Bendungan Kuningan dan Cipanas sesuai jadwal. Foto: Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Cirebon untuk mengecek perkembangan proyek strategis bidang sumber daya air yang tengah dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung.

"Seperti biasa dalam setiap kunker, saya ingin mendengar laporan langsung perkembangan proyek. Apa masih ada kendala di lapangan, jika ada segera dicarikan solusinya,” kata Basuki melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (22/10/2017).

Untuk mendukung ketahanan pangan dan air sebagai Nawa Cita pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, BBWS Cimanuk Cisanggarung saat ini tengah menyelesaikan pembangunan Bendungan Kuningan dan Cipanas.

Bendungan Kuningan dibangun dengan anggaran konstruksi sebesar Rp464 miliar akan memiliki daya tampung sebesar 25 juta m3.

Kepala Balai BBWS Cimanuk Cisanggarung Bob Arthur Lambogia menambahkan, manfaat dibangunnya Bendungan Kuningan yakni sebagai sumber air bagi Daerah Irigasi Cileuweung seluas 1.000 hektare (ha) dan Daerah Irigasi Jangkelok seluas 2.000 ha. Di samping itu, bendungan tersebut  juga memberikan manfaat bagi pengendalian banjir, penyediaan air baku hingga 300 liter/detik dan potensi pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas 535 kilowatt (KW).

"Progres fisik bendungan ini sudah mencapai 62% dan ditargetkan selesai tahun 2018," katanya.

Adapun, untuk perkembangan konstruksi Bendungan Cipanas yang kontrak pembangunannya ditandatangani pada November 2016, saat ini sudah mencapai 7% dan ditargetkan selesai tahun 2021. Bendungan ini akan menampung air sebanyak 190 juta m3 dengan biaya pembangunan Rp1,2 triliun.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top