alexametrics

Gelar Manager Forum XXIX, Ini Cara HT Besarkan iNews TV

loading...
Gelar Manager Forum XXIX, Ini Cara HT Besarkan iNews TV
Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) dalam acara Manager Forum XXIX yang digelar MNC Group. Foto/Lily Rusna Fajriah
A+ A-
JAKARTA - Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) hari ini menghadiri acara Manager Forum XXIX yang digelar MNC Group. Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa HT ini membocorkan rahasianya dalam membesarkan iNews TV.

(Baca: Manajer Forum Ke-29, HT Tegaskan Bisnis Media MNC Group Makin Solid)

iNews TV merupakan salah satu stasiun TV yang dimiliki MNC Group. iNews TV merupakan transformasi dari SINDOTV dan dijadikan sebagai TV berita yang dimiliki MNC Group.



Dia mengaku ingin menjadikan iNews TV seperti RCTI yang sangat dikenal seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Jika RCTI berjaya di lini drama, HT ingin iNews TV berjaya sebagai TV berita nomor satu di Indonesia.

"Jadi, kita harus jadikan iNews top of mind di masyarakat bahwa news program terbesar di Indonesia itu iNews TV," katanya di Concert Hall INews Center, Jakarta, Kamis (26/10/2017).

HT mengakui, tiga stasiun TV milik MNC Group lainnya yaitu RCTI, MNC TV, dan GTV juga memiliki program berita setiap harinya. Sebab itu, pada akhir Oktober 2017, HT akan mengubah seluruh program berita yang ada di tiga stasiun televisi tersebut dengan memasukkan label iNews.

"Jadi Seputar Indonesia akan kita ganti jadi Seputar iNews, Lintas Pagi akan jadi Lintas iNews, terus Buletin Pagi akan kita hilangkan jadi Buletin iNews. Jadi kita akan relaunch akhir bulan ini, 31 Oktober. iNews ditayangkan di 4 televisi, iNews, RCTI, MNC, GTV. Audience share 20% lebih, jadi orang akan melihat program bisa terbesar di Indonesia adalah iNews," tuturnya.

Diharapkan masyarakat dapat melihat dan merasakan top of mind dari program berita adalah iNews, sehingga iNews TV akan besar.
(izz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak