Berkat 'BRInita', Teh Herbal Jadi Produk Unggulan Poktan Bensor Semarang
Jum'at, 17 November 2023 - 17:16 WIB
loading...
BRI melalui BRInita dorong kelompok Tani Bendan Ngisor atau Poktan Bensor di Kota Semarang hasilkan produk teh herbal unggulan. (Foto: dok BRI)
A
A
A
SEMARANG - Keterbatasan yang ada sering menjadi kendala masyarakat dalam menghasilkan karya. Namun, hal tersebut bukan berarti menghentikan kemauan dan semangat masyarakat untuk mengubah keterbatasan menjadi manfaat dan berbuah manis untuk masyarakat sekitar.
Salah satunya terlihat dari cerita kelompok Tani Bendan Ngisor atau 'Poktan Bensor' di Kelurahan Bendan Ngisor, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. Berkat dukungan BRI melalui Corporate Social Responsibility (CSR) atau BRI Peduli.
Melalui BRI Bertani di Kota (BRInita) masyarakat di daerah tersebut kini mampu menghasilkan sayur mayur di lahan yang relatif sempit. Dari keterbatasan lahan itu, mereka mampu menghasilkan produk unggulan teh herbal yang dimanfaatkan sebagai cuan tambahan.
Subroto sebagai Ketua Poktan Bensor menjelaskan bahwa kegiatan bercocok tanam ini sudah dilakukan warga sejak tahun 2018. Mereka memanfaatkan taman warga untuk menanam sayur mayur untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, saat itu kegiatan bercocok tanam masih dilakukan secara konvensional.
Di awal tahun 2023, BRI Peduli menyalurkan program BRINita bagi Poktan Bensor. Dalam program ini, BRI melakukan edukasi tentang bertani di lahan sempit atau urban farming. Tidak hanya itu, BRI juga memberikan bantuan infrastruktur seperti green house serta sarana dan prasarana lainnya.
Salah satunya terlihat dari cerita kelompok Tani Bendan Ngisor atau 'Poktan Bensor' di Kelurahan Bendan Ngisor, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang. Berkat dukungan BRI melalui Corporate Social Responsibility (CSR) atau BRI Peduli.
Melalui BRI Bertani di Kota (BRInita) masyarakat di daerah tersebut kini mampu menghasilkan sayur mayur di lahan yang relatif sempit. Dari keterbatasan lahan itu, mereka mampu menghasilkan produk unggulan teh herbal yang dimanfaatkan sebagai cuan tambahan.
Subroto sebagai Ketua Poktan Bensor menjelaskan bahwa kegiatan bercocok tanam ini sudah dilakukan warga sejak tahun 2018. Mereka memanfaatkan taman warga untuk menanam sayur mayur untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, saat itu kegiatan bercocok tanam masih dilakukan secara konvensional.
Di awal tahun 2023, BRI Peduli menyalurkan program BRINita bagi Poktan Bensor. Dalam program ini, BRI melakukan edukasi tentang bertani di lahan sempit atau urban farming. Tidak hanya itu, BRI juga memberikan bantuan infrastruktur seperti green house serta sarana dan prasarana lainnya.
Lihat Juga :