Sempat Tersendat Corona, Investasi Panas Bumi Digiatkan Lagi

Kamis, 06 Agustus 2020 - 22:29 WIB
loading...
Sempat Tersendat Corona,...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 berdampak ke seluruh sektor, tidak terkecuali sektor energi panas bumi . Mewakili Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM F.X. Sutijastoto, Direktur Geothermal Ida Nuryatin Finahari mengatakan bahwa pandemi ini membuat investasi di sektor energi panas bumi menjadi tersendat.

"Kegiatan investasi panas bumi di lapangan tertunda karena ada PSBB. Namun saat ini karena sudah ada kelonggaran, ada ruang bagi para pengembang untuk bergerak kembali," ujar Ida dalam konferensi pers Digital Indonesia International Geothermal Convention (DIIGC) 2020 di Jakarta, Kamis (6/8/2020). (Baca juga: Adzan Senyap di Bumi Andalusia )

Menurut dia, banyak tantangan dalam mengembangkan potensi panas bumi di Indonesia, terlebih lagi potensinya sebesar 23,9 GigaWatt. Di sisi lain, produksi energi berbasis fosil semakin menurun padahal kebutuhan energi bertambah.

"Di Indonesia, bahan bakar fosil masih mendominasi dan masih menjadi sumber utama dalam energi nasional. Ini adalah tantangan juga untuk kemandirian energi," ucap Ida. (Baca juga: Jika Bentuk Dinosaurus Berdasarkan Fosil, Lalu Gimana dengan Suara? )

Menurut Ida, DIIGC 2020 harus dikemas sedemikian rupa agar mampu membangun daya jual panas bumi. Selain itu, percepatan pengembangan panas bumi tergantung dari izin Kementerian/Lembaga terkait dan juga pemerintah daerah.

"Panas bumi merupakan energi yang potensial, karena dia tidak terpengaruh harga energi global. Perlu ada keselarasan dan koordinasi antara pemerintah dan stakeholders panas bumi untuk menciptakan suasana investasi yang kondusif bagi akselerasi pengembangan energi panas bumi," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
Terdeteksi, Fenomena...
Terdeteksi, Fenomena Alam Pemicu Ratusan Gempa Bumi per-Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved