alexa snippet

IHSG Diproyeksi Kembali Tertekan, Perhatikan 7 Saham Ini

IHSG Diproyeksi Kembali Tertekan, Perhatikan 7 Saham Ini
Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan IHSG akan kembali tertekan dengan melakukan pengujian level regresi harga dari tren medium. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan kembali tertekan dengan melakukan pengujian level regresi harga dari tren medium dengan range pergerakan pada level 5.970-6.000.

Dia menuturkan, pergerakan IHSG secara teknikal break out support MA20 dan lepas dari level psikologis (6.000). Indikasi pergerakan cukup negatif melihat indikator Stochastic bergerak melihat tertekan dengan indikator RSI yang bearish mulai memasuki level middle oscillator.

"Sehingga diperkirakan IHSG akan kembali tertekan melakukan pengujian level regresi harga dari tren medium dengan range pergerakan pada level 5.970-6.000," kata Lanjar di Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Sementara, IHSG kemarin ditutup melemah 0,55% atau turun 33.16 poin ke level 5.988,29 dengan sektor konsumer turun 1,01% dan keuangan melemah 0,86% yang menjadi pemimpin pelemahan. Investor asing tercatat net sell sebesar Rp721,86 miliar dengan saham BBRI yang menjadi teratas dalam aksi jual.

"Saham RMBA, AISA, HDFA dan BBRI melemah cukup dalam. Data penjualan mobil tahunan naik 2,5% dari minus 5,3% tidak mampu menjadi trigger positif saham-saham industri automotif," imbuhnya.
 
Lanjar merekomendasikan beberapa saham yang perlu untuk dicermati, di antaranya saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI).
(izz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top