alexa snippet

IHSG Dibuka Berhasil Perkasa meski Bursa Asia Lesu

IHSG Dibuka Berhasil Perkasa meski Bursa Asia Lesu
IHSG hari ini dibuka berhasil di zona hijau setelah kemarin ditutup jatuh cukup dalam. Foto/Dok SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka berhasil di zona hijau setelah kemarin ditutup jatuh cukup dalam. IHSG sesi pagi dibuka naik 14,12 poin setara 0,24% ke level 6.002,41 meski bursa saham Asia lesu.

Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup ambruk cukup dalam hingga kehilangan 33,16 poin setara 0,55% ke level 5.988,29. Kondisi ini di tengah bursa saham Asia kemarin yang juga berakhir tergelincir.

Sektor saham dalam negeri mayoritas berada di jalur positif dengan sektor keuangan naik tertinggi sebesar 0,47% dan sektor yang melemah terdalam yaitu pertambangan yang turun 0,40%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,74 miliar dengan 1,30 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing minus Rp144,22 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,19 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,05 triliun. Tercatat 105 saham naik, 196 saham turun dan 81 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp300 menjadi Rp10.500, PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) naik Rp70 menjadi Rp2.830, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp55 menjadi Rp1.825.

Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) melemah Rp350 menjadi Rp4.000, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp150 menjadi Rp6.450, dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp50 menjadi Rp8.300.

Di sisi lain seperti dilansir CNBC, sentimen hati-hati dari sesi terakhir berlanjut hingga hari perdagangan hari ini di Asia, dengan putaran yang terkait dengan energi di kawasan ini jatuh lantara terjadi pelemahan harga minyak dunia.

Bursa saham Jepang, Indeks Nikkei 225 melemah 0,96% di belakang lima sesi negatif berturut-turut. Sebagian besar sektor turun, dengan saham terkait energi mencatat penurunan tajam setelah harga minyak kemarin turun hampir 2%. Di mana, saham Inpex jatuh 3,27% dan Japan Petroleum Exploration merosot 3,4%.

Data Rabu menunjukkan ekonomi Jepang tumbuh pada tingkat tahunan 1,4% pada kuartal ketiga, melampaui perkiraan 1,3%. PDB naik 0,3% pada periode tersebut, dibandingkan dengan tiga bulan sebelumnya.

Di Korea Selatan, Indeks Kospi turun 0,46% pada sesi pagi. Saham teknologi Blue-chip turun, namun produsen mobil bertahan di atas garis datar dengan saham Samsung Electronics turun 0,61% dan saham Hyundai Motor naik 0,62%.

Bursa saham Australia, S&P/ASX 200 turun tipis 0,44%, memperpanjang kerugian yang dibuat pada sesi terakhir. Sektor energi menyeret ke pasar yang lebih luas setelah harga minyak turun. Saham Beach Energy turun 4,75% dan saham Santos kehilangan 3,13%.
(izz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top