alexametrics

RI Tunjukkan Keseriusan Turunkan Kesenjangan Ekonomi

loading...
RI Tunjukkan Keseriusan Turunkan Kesenjangan Ekonomi
Indonesia terus menunjukkan keseriusannya dalam mengurangi kesenjangan ekonomi rakyat di hadapan negara pemimpin dunia. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - Indonesia terus menunjukkan keseriusannya dalam mengurangi kesenjangan ekonomi rakyat di hadapan negara pemimpin dunia. Pemerintah Indonesia dalam KTT ASEAN Summit ke-31 di Manila Filipina kembali membawa isu pentingnya role model pembangunan ekonomi untuk pengentasan kesenjangan.

Topik ini merupakan kelanjutan dari pembahasan forum APEC Business Advisory Council (ABAC) Dialog dengan dan APEC Leaders pada KTT APEC ke-25 di Da Nang, Vietnam pada 10-12 November 2017.



Ketua ABAC Indonesia Anindya N Bakrie mengatakan, Presiden Jokowi mengedepankan isu pemberdayaan ekonomi di setiap daerah sebagai salah satu upaya mengatasi kesenjangan tersebut. Presiden terus memperjuangkan isu kesenjangan dalam diplomasi internasional yang melibatkan 21 pimpinan negara APEC ini.

"Kita melihat bahwa kesenjangan ekonomi ini terjadi di mana-mana, bukan hanya pada negara berkembang. Melainkan juga pada negara maju. Indonesia sangat cocok dijadikan role model dari berbagai pencapaian kita terutama di tiga tahun terakhir ini," ujar Anindya dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Selama ini negara-negara anggota ASEAN dan APEC mengalami pertumbuhan trade dan investment cukup pesat. Namun, isu mengenai kesenjangan ekonomi masih terjadi di negara-negara tersebut. Sehingga, Presiden menggarisbawahi bahwa apapun yang akan dilakukan, harus fokus pada kesenjangan termasuk cara menanggulanginya.

"Dibutuhkan suatu ekuilibrium yang bisa menyelaraskan antara growth and equity, sehingga tercipta ekonomi berkeadilan," imbuhnya.

Pemerintah Indonesia dinilai telah merampungkan berbagai program 'inclusive growth' selama ini, antara lain program dana desa dan penguatan kelembagaan dana desa. Pemerintah bukan hanya mendistribusikan dana desa senilai Rp800 juta per desa namun juga memperdayakan dana tersebut sebagai cash for work, karena desa entitas terkecil penggerak ekonomi bangsa. Pada tahun ini total dana desa mencapai Rp60 triliun.
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak