alexa snippet

BKPM Gelar Market Sounding Proyek Kemensos Senilai Rp1,48 Triliun

BKPM Gelar Market Sounding Proyek Kemensos Senilai Rp1,48 Triliun
BKPM menggelar market sounding proyek SKSTN Kemensos senilai Rp1,48 triliun. Foto: Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggelar acara market sounding bersama Kementerian Sosial (Kemensos) dengan mempresentasikan profil Proyek Pengembangan Sistem Kesejahteraan Sosial Terpadu Nasional (SKSTN).

Proyek tersebut memiliki nilai investasi sebesar Rp1,48 triliun dengan skema bangun, sewa, kelola dan serahkan dengan masa konsesi selama 20 tahun. Pengembalian investasi direncanakan berasal dari pembayaran layanan ketersediaan (availability payment) dari Kementerian Sosial.

Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal Lestari Indah mengemukakan bahwa kegiatan market sounding merupakan kegiatan BKPM untuk menawarkan proyek yang masuk dalam skema Kemitraan Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Kegiatan yang dilaksanakan hari ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada calon investor tentang keberadaan proyek, dan mendapatkan masukan dari calon investor terhadap model investasi yang ditawarkan dalam Prastudi Kelayakan,” ujarnya dalam sambutannya saat membuka kegiatan Market Sounding di Ruang Nusantara, BKPM, Rabu (15/11/2017).

Menurut Lestari, BKPM telah mengundang kurang lebih 100 peserta yang meliputi perusahaan IT, perusahaan konstruksi, lembaga keuangan, asosiasi terkait dan konsultan IT. “Beberapa perusahaan yang telah mengonfirmasi kehadirannya antara lain PT Telemedia Dinamika Sarana (Gasnet/PGNcom), PT Indosat Tbk, PT Serat Optik Indonesia, PT NEC Indonesia, PT Datascrip, IBM Indonesia, PWC dan Deloitte, serta perwakilan kedutaan negara sahabat,” jelasnya.

Lestari menambahkan bahwa kegiatan Market Sounding ini dilaksanakan selama setengah hari dengan format acara terdiri dari 2 (dua) sesi utama, yaitu sesi presentasi proyek  dan sesi konsultasi proyek (one on one meeting).

“Setelah mendapatkan informasi secara umum, peserta yang tertarik dapat melakukan follow up pada sesi one on one meeting dalam forum yang lebih kecil dan intens dengan perwakilan Kementerian Sosial, selaku penanggung jawab proyek  didampingi oleh  perwakilan Kantor Bersama KPBU”  ungkapnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top