alexa snippet

IHSG Ditutup Ambruk Lagi Ikuti Bursa Saham Asia

IHSG Ditutup Ambruk Lagi Ikuti Bursa Saham Asia
IHSG pada perdagangan hari ini ditutup kembali ke zona merah alias melempem sebesar 15,98 poin setara 0,27% ke level 5.972,31. Foto/Dok SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup kembali ke zona merah alias melempem sebesar 15,98 poin setara 0,27% ke level 5.972,31. Kondisi ini di tengah bursa saham Asia yang juga melemah.

IHSG siang tadi bertahan di zona hijau dengan mendapat tambahan sebesar 8,23 poin setara 0,14% ke level 5.996,52 setelah tadi pagi dibuka naik 14,12 poin setara 0,24% ke level 6.002,41 dan ditutup ambruk cukup dalam hingga kehilangan 33,16 poin setara 0,55% ke level 5.988,29.

Sektor saham dalam negeri sore ini hampir semuanya berada di zona negatif dengan sektor pertambangan yang melemah terdalam sebesar 1,79% disusul sektor aneka industri turun 1,28% dan sektor yang naik tertinggi adalah keuangan sebesar 0,15%.  

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp10,19 triliun dengan 15,07 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,12 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp5,08 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp3,95 triliun. Tercatat 134 saham menguat, 203 saham melemah dan 147 saham stagnan.

Beberapa saham yang tercatat menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.000 menjadi Rp76.950, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) naik Rp200 menjadi Rp4.200, PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) naik Rp260 menjadi Rp5.100.

Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) melemah Rp480 menjadi Rp2.010, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melemah Rp200 menjadi Rp7.675, dan PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp125 menjadi Rp8.175.

Seperti dilansir CNBC, sentimen hati-hati dari sesi terakhir berlanjut hingga hari perdagangan Asia hari ini, dengan indeks Asia utama ditutup melemah. Sektor energi di kawasan ini turun karena harga minyak melemah.

Indeks Nikkei 225 anjlok 1,57% atau 351,69 poin ditutup lebih rendah untuk sesi keenam berturut-turut ke level 22.028,32. Sebagian besar sektor turun, dengan saham-saham terkait energi mencatat penurunan tajam karena harga minyak turun lebih lanjut. Saham Inpex jatuh 3,65% dan saham Japan Petroleum Exploration merosot 4,23%.

Data Rabu menunjukkan ekonomi Jepang tumbuh pada tingkat tahunan 1,4% pada kuartal ketiga, melampaui perkiraan sebesar 1,3%. PDB naik 0,3% pada periode tersebut, dibanding tiga bulan sebelumnya.

Di Korea Selatan, Indeks Kospi turun tipis 0,33% menjadi 2.518,25. Saham blue-chip turun tipis dan produsen mobil mixed dengan saham Samsung Electronics ditutup turun 1,04% dan saham Hyundai Motor naik 0,62%.

Bursa saham Australia, S&P/ASX 200 turun tipis 0,58% menjadi ditutup pada level 5.934,24, menandai sesi keempat berturut-turut mengalami penurunan. Saham energi menyeret di pasar yang lebih luas setelah harga minyak turun.

Pasar China Raya mendapat tekanan dengan Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,69%. Pasar saham daratan China, Shanghai Composite kehilangan 0,79% menjadi ditutup pada level 3.402,54 dan Shenzhen Composite turun 1% ke level 2.005,61.

Indeks saham MSCI yang luas di Asia Pasifik tidak termasuk Jepang tergelincir 0,56%.
(izz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top