alexa snippet

Pacu Peran Gabungan Kelompok Tani Jaga Ketahanan Pangan Nasional

Pacu Peran Gabungan Kelompok Tani Jaga Ketahanan Pangan Nasional
Kementan melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) mendorong peran serta Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional. Foto/Dok
A+ A-
GOWA - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) mendorong peran serta Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) dalam upaya menjaga kestabilan dan ketahanan pangan nasional. Peran dari kelembagaan petani sendiri sangat penting, lantaran pada dasarnya mereka yakni pelaku utama pembangunan ketahanan pangan.

“BKP turut membina Gapoktan dengan tujuan menghimpun produksi dari petani kemudian mengolahnya dan mendistribusikan ke outlet-outlet yang langsung kepada konsumen. Salah satunya adalah kepada Toko Tani Indonesia (TTI) dan Bulog bahkan kepada Lembaga Pemasyarakatan yang ada di Makassar," ujar Kepala BKP Agung Hendriadi.

Dalam kunjungannya ke Gapoktan Baji Gau di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan pada 14 November 2017, Kepala BKP menegaskan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah ini adalah untuk memotong panjangnya jalur distribusi  yang mengakibatkan mahalnya harga beras di masyarakat.

Gapoktan Baji Gau sendiri kini mampu mendistribusikan beras kepada masyarakat sekitar 226 Ton per bulannya. Pada awalnya Gapoktan yang berdiri pada tahun 2008 dengan jumlah anggota 150 orang  ini mendapat bantuan dari pemerintah sebesar Rp200 juta.

Jumlah Gapoktan di Indonesia menurut data yang di release oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian pada tahun 2013 adalah sebanyak 37,237 dengan jumlah anggota sebanyak 8,074,876 petani.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top