alexa snippet

USD Tersendat Masalah Inflasi, Rupiah Lanjutkan Penguatan

USD Tersendat Masalah Inflasi, Rupiah Lanjutkan Penguatan
Rupiah hari ini dibuka melanjutkan penguatan. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) kembali melanjutkan penguatan dalam perdagangan di pasar spot, Jumat (24/11/2017). Indeks Bloomberg mencatat rupiah menguat 5 poin atau 0,04% ke level Rp13.506 per USD, dibanding penutupan kemarin di Rp13.511 per USD.

Data Yahoo Finance mencatat rupiah pada akhir pekan ini dibuka menguat 3 poin atau 0,02% ke level Rp13.506 per USD, dibanding penutupan kemarin di angka Rp13.509 per USD. Data SINDOnews yang bersumber dari Limas, mata uang NKRI pada pagi ini dibuka di Rp13.503 per USD.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah pada Jumat ini dibuka di level Rp13.506 per USD, terdepresiasi dari posisi Kamis lalu di Rp13.503 per USD.

Rupiah melanjutkan penguatan setelah indeks USD tergelincir pada perdagangan Jumat ini. USD berada di bawah tekanan setelah pandangan penuh kehati-hatian dari bank sentral AS terhadap inflasi Amerika yang rendah.

Melansir dari Reuters, indeks USD yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,1% ke level 93,156, alhasil dolar sudah turun 0,5% untuk minggu ini. Meski demikian, USD naik tipis 0,1% terhadap yen menjadi 111,33, menarik diri dari level terendah dua bulan di level 111,07 yen pada Kamis kemarin.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top