alexametrics

Kementerian PUPR-Sinar Mas Land Gelar Bazaar

loading...
Kementerian PUPR-Sinar Mas Land Gelar Bazaar
Kementerian PUPR dan Sinar Mas Land lakukan bazaar minyak goreng dengan harga terjangkau. Foto/Dok.Sinar Mas
A+ A-
JAKARTA - Sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, Sinar Mas Land mendukung acara yang diselenggarakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan menyelenggarakan Bazaar Rakyat menjual minyak goreng merek Filma dengan harga subsidi yang terjangkau.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kementerian PUPR di Jalan Pattimura, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu (6/12/2017) dibuka Menteri PUPR, Basoeki Hadimoeljono, Ketua Pembina Dharma Wanita Kementerian PUPR, Kartika Basoeki Hadimoeljono, dan Managing Director Sinar Mas Land, Gandi Sulistiyanto.

Managing Director President Office Sinar Mas Land, Dhony Rahajoe menyatakan Sinar Mas Land memiliki komitmen untuk bermitra dengan berbagai institusi dalam rangka Program CSR untuk masyarakat golongan bawah, termasuk dengan Kementerian PUPR yang telah sering dilakukan bersama.



Bazaar Minyak Goreng kali ini merupakan rangkaian Hari Bhakti PU ke-72 Dharma Wanita Kementerian PUPR, dan Sinar Mas Land menjual 4.020 liter minyak goreng. Bazar minyak goreng ini dibatasi untuk pegawai di lingkungan Kementerian PUPR, terutama pegawai golongan satu ke bawah dan honorer.

''Sinar Mas Land terlibat dalam berbagai kegiatan CSR sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat kecil, termasuk salah satunya bazar rakyat dengan menjual bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat," ujar Direktur PT BSD Tbk, Syukur Lawigena.

Kegiatan itu juga merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan. Selama ini Sinar Mas menjalankan aktivitas corporate social responsibility mengedepankan produk dan merek andalan sendiri, yaitu Filma.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak