alexametrics

BI Terbitkan Ketentuan Penyelenggaraan Teknologi Finansial

loading...
BI Terbitkan Ketentuan Penyelenggaraan Teknologi Finansial
Peluncuran Fintech Office oleh Bank Indonesia pada tahun 2016 lalu. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Bank Indonesia menerbitkan ketentuan penyelenggaraan teknologi finansial untuk mendorong lahirnya berbagai inovasi dan mendukung terwujudnya ekosistem teknologi finansial yang bermanfaat bagi perekonomian, dengan tetap menerapkan prinsip perlindungan konsumen, manajemen risiko, dan kehati-hatian.

"Ketentuan yang memuat pengaturan, pengawasan, dan pemantauan terhadap penyelenggaraan teknologi finansial tersebut tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.19/12/PBI/2017 tentang Penyelenggaraan Teknologi Finansial tanggal 29 November 2017," kata Deputi Gubernur Bank Indonesia, Sugeng di Jakarta, Kamis (7/12/2017).



Dalam ketentuan tersebut, penyelenggara teknologi finansial di bidang sistem pembayaran, memiliki kewajiban untuk melakukan pendaftaran kepada Bank Indonesia.

Kewajiban pendaftaran ini dikecualikan bagi Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) yang telah memperoleh izin dari Bank Indonesia dan/atau penyelenggara teknologi finansial yang telah diatur di bawah kewenangan otoritas lain.

"Namun demikian, PJSP harus tetap menyampaikan informasi kepada BI mengenai produk, layanan, teknologi, dan/atau model bisnis baru yang memenuhi kriteria teknologi finansial," paparnya.

Untuk mendorong berkembangnya inovasi di bidang teknologi finansial, Bank Indonesia akan menetapkan produk, layanan, teknologi, dan/atau model bisnis dari penyelenggara teknologi finansial yang telah terdaftar, untuk diuji coba dalam Regulatory Sandbox.

Sugeng menjelaskan, Regulatory Sandbox adalah suatu ruang untuk melakukan uji coba terbatas pada produk, layanan, teknologi, dan/atau model bisnis penyelenggara teknologi finansial.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak