alexametrics

IHSG Dibuka Berhasil Menghijau Saat Bursa Asia Naik Tipis

loading...
IHSG Dibuka Berhasil Menghijau Saat Bursa Asia Naik Tipis
IHSG hari ini dibuka menguat tipis setelah kemarin ditutup melemah cukup dalam. Foto/Dok SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka menguat setelah kemarin ditutup melemah cukup dalam. Bursa saham dalam negeri pagi ini menguat 11,37 poin atau setara 0,19% ke posisi 6.018.

Sementara, pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup semakin melemah, bahkan nyaris tinggalkan level 6.000. IHSG berakhir ke level 6.006,83 dengan melemah 28,67 poin setara dengan 0,48%.



Sektor saham dalam negeri mayoritas berada di jalur hijau dipimpin kenaikan tertinggi sektor keuangan yang naik 0,68% dan sektor dengan pelemahan terdalam yakni infrastruktur 0,54%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp30 miliar dengan 8 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing minus Rp326,79 juta dengan aksi jual asing sebesar Rp21,07 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp20,74 miliar. Tercatat 25 saham naik, 5 saham turun dan 15 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.050 menjadi Rp81.000, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naiK Rp150 menjadi Rp7.500, dan PT Bank central Asia Tbk (BBCA) naik Rp125 menjadi Rp21.200.

Sementara, beberapa saham yang tercatat melemah di antaranya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp150 menjadi Rp18.800, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp125 menjadi Rp10.150, dan PT Astra International Tbk (ASII) melemah RP50 menjadi Rp8.250.

Seperti dilansir CNBC, Jumat (8/12/2017), bursa saham Asia naik tipis pada perdagangan Jumat pagi ini setelah pasar AS kemarin berakhir menguat karena investor di negara bagian menunggu perkembangan mengenai reformasi pajak.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak