alexa snippet

Rupiah Dibuka Loyo Tak Mampu Menahan Hantaman USD

Rupiah Dibuka Loyo Tak Mampu Menahan Hantaman USD
Nilai tukar rupiah terhadap USD pada sesi pagi hari ini dibuka masih belum bergairah alias melemah. Foto/Dok SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi pagi hari ini dibuka masih belum bergairah alias melemah meski tidak terlalu besar dari posisi sebelumnya. Pelemahan kembali mata uang Garuda terjadi saat USD terus bergerak menguat.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, pagi ini dibuka berada pada level Rp13.556/USD atau tidak lebih baik dari posisi perdagangan kemarin yang berada di level  Rp13.552/USD.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah sesi pagi dibuka di level Rp13.557/USD atau menyusut dari posisi penutupan sebelumnya yang berada pada level Rp13.554/USD. Rupiah sendiri bergerak dengan kisaran level Rp13.552-Rp13.561/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi pembukaan perdagangan hari ini berada di level Rp13.548/USD atau menguat dari penutupan sebelumnya di level Rp13.552/USD. Namun, pada pukul 10.00 WIB bergerak ke level Rp13.549/USD dengan kisaran level Rp13.548-Rp13.558/USD.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (8/12/2017) USD menguat berada di jalur untuk penguatan mingguan terhadap beberapa mata uang, karena berlalunya UU untuk sementara memperpanjang dana pemerintah AS meningkatkan optimisme investor bahwa UU reformasi perpajakan juga akan berlalu.

Kemudian pada hari ini, laporan gaji non-pertanian AS yang diawasi ketat diperkirakan akan menunjukkan 200.000 pekerjaan baru diciptakan pada November, menurut jajak pendapat Reuters.

Indeks USD yang mengukur greenback terhadap enam mata uang lainnya stabil di level 93.801 atau naik 1% untuk pekan ini. USD terhadap yen naik 0,1% ke level 113,16, diperdagangkan pada level tertinggi sejak pertengahan November dan naik 0,8% dalam sepekan.

Euro terhadap USD stabil dari level sebelumnya sebesar 1,1774, diperdagangkan di level terendah sejak 22 November dan turun 1,1% dalam sepekan.
(izz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top