alexa snippet

Elpiji 12 Kg Ikut Alami Kelangkaan di Jombang

Elpiji 12 Kg Ikut Alami Kelangkaan di Jombang
Elpiji 12 kilogram ikut alami kelangkaan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim) setelah konsumen mulai beralih dari elpiji subsidi. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JOMBANG - Elpiji 12 kilogram ikut alami kelangkaan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim) setelah konsumen mulai beralih dari elpiji subsidi. Tak hanya kekurangan stok, elpiji 12 kilogram juga mengalami kenaikan harga sebesar Rp10.000 pertabungnya.

Elpiji non subsidi di Jombang mulai kekuarangan stok sejak sejak sepekan terakhir. Salah satu pemilik agen elpiji Romlah mengatakan, hal tersebut disebabkan oleh beralihnya kebiasaan konsumsi dari pengguna elpiji.

"Kelangkaan terjadi karena jumlah pembeli elipiji ukuran 12 kilo kini mengalami peningkatan. Penyebabnya banyak masyarakat yang sebelumnya menggunakan elpiji ukuran 3 kilo kini beralih menggunakan ukuran 12 kilo," terang salah satu agen yang terletak di belakang Pasar Pon Kota Jombang.

Bahkan sambung dia akibatnya stok ukuran 12 kilo yang tersedia di agen sering habis dan langka. Selain itu tak hanya langka saja, harga elpiji ukuran 12 kilo kini juga naik Rp10 ribu dari sebelumnya Rp121 ribu menjadi Rp131 ribu.

Sementara itu PT Pertamina (Persero) kembali membuat terobosan dengan meluncurkan gas elpiji 3 kg nonsubsidi atau Bright Gas ukuran 3 kg pada tahun depan. BrightGas 3 kg ini diharapkan menjadi alternatif untuk masyarakat yang keberatan menggunakan gas LPG 5,5 kg atau 12 kg. Diperkirakan, pada Maret 2018 BrightGas 3 kg akan segera meluncur.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top