alexametrics

Harga Rights Issue LPKR Rp635 per Saham dan LPCK Rp3.800 per Saham

loading...
Harga Rights Issue LPKR Rp635 per Saham dan LPCK Rp3.800 per Saham
RUPSLB PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) membahas rencana menerbitkan saham baru di Jakarta, Senin (11/12/2017). Foto: Istimewa
A+ A-
JAKARTA - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) bakal menggelar aksi korporasi penawaran umum terbatas (PUT) IV dengan target dana indikatif senilai Rp600 miliar.

Investor Relations Lippo Karawaci William Wijaya Utama mengatakan dalam gelaran kali ini perserian akan diberikan hak untuk memesan saham baru. Nantinya, setiap pemegang saham yang tidak melaksanakan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dan tidak mengambil porsinya atas saham baru dapat terdilusi hingga 5,99%. Rights issue yang dilakukan di harga Rp635/saham.

"PUT ini diharapkan dapat terlaksana tuntas pada akhir kuartal satu 2018," katanya di Jakarta, Senin (11/12/2017).



Lebih lanjut dirinya mengatakan dana hasil aksi korporasi ini akan digunakan untuk mempertahankan atau menambah kepemilikan secara tidak langsung perusahaan dalam PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) dalam rangka rencana penambahan modal dengan HMETD LPCK.

Presiden Direktur LPCK Ketut Budi Wijaya menuturkan melalui PUT ini perseroan akan memperoleh modal yang diperlukan untuk melaksanakan inisiatif strategis yang sejalan dengan visi prusahaan. Langkah ini juga memungkinkan perusahaan untuk mempertahankan kepemilikannya di LPCK sekaligus mempertahankan rasio utang ekuitas perusahaan pada tingkat yang wajar.

Sementara PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mengumumkan rencana untuk menerbitkan saham baru pada harga Rp3.800/lembar untuk menghimpun dana sekitar Rp800 miliar. Dalam Penawaran Umum Terbatas (PUT) ini, para pemegang saham akan diberikan hak untuk memesan saham baru.

Pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD miliknya dan tidak mengambil porsinya atas saham baru dapat terdilusi sampai dengan 27,04%. PUT ini telah mendapat persetujuan RUPSLB tanggal 8 November 2017 dan diharapkan dapat terlaksana tuntas pada akhir kuartal I/2018.

LPCK bermaksud menggunakan dana yang diperoleh dari PUT Untuk membiayai pengembangan dan/atau ekspansi usaha perseroan, baik langsung maupun tidak langsung melalui perusahaan anak, meliputi akuisisi/pembelian aset dan/atau saham perusahaan yang dapat bersinergi dengan perseroan dan perusahaan anak dan memberikan manfaat tambahan serta mendukung kegiatan usaha perseroan dan untuk modal kerja perseroan dan/atau perusahaan anak.

"Melalui rencana PUT ini, LPCK dapat mengembangkan usahanya sesuai dengan misi dan visinya. Saya bersyukur atas persetujuan para pemegang saham atas rencana ini, yang kini akan dieksekusi yang ditargetkan akan selesai pada kuartal I/2018. PUT ini dilaksanakan sebagai suatu langkah bagi perusahaan untuk menghasilkan modal yang diperlukan untuk mengembangkan bisnis perusahaan sekaligus menjaga neraca dengan baik," ujar Presiden Direktur LPCK Ivan Budiono.

PT Lippo Cikarang Tbk telah mengembangkan real estat terpadu dan pengembangan industri ringan di Kabupaten Cikarang Bekasi, sekitar 40 kilometer timur Jakarta Pusat. Hak pengembangan seluas sekitar 3.250 hektare.

PT Lippo Cikarang Tbk telah mengakuisisi sejumlah besar lahan yang belum dikembangkan yang terletak berdekatan dengan beberapa produsen industri ringan, mengembangkan sebuah rencana induk dan membangun infrastruktur utama termasuk membangun 281 km jalan. Lippo Cikarang saat ini memiliki populasi sekitar 48.250 orang.

LPCK juga telah membangun sekitar 16.661 rumah tinggal termasuk 1.395 unit apartemen dan infrastruktur pendukung, yang meliputi pusat perbelanjaan, sekolah, rumah sakit dan hotel bintang lima. Kawasan ini menampung lebih dari 1.000 fasilitas industri ringan dengan beberapa produsen terkenal seperti PT Sanyo Electronics Indonesia, PT Indonesia Epson Industry, PT Danone Indonesia, dan PT Kalbe Farma.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak