OJK Targetkan Penghimpunan Dana Pasar Modal Capai Rp200 Triliun di 2024
Senin, 04 Desember 2023 - 12:53 WIB
loading...
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan target himpunan dana di pasar modal tahun depan. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) menargetkan penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp175 hingga Rp200 triliun di 2024 mendatang. Target tersebut tidak jauh berbeda dengan tahun ini.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan, penetapan target tersebut sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi dunia yang oleh sebagian lembaga seperti International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia atau World Bank direvisi ke bawah.
"Kami ini tetap optimistis terhadap 2024, tapi tetap konservatif. Dalam menargetkan tahun depan sama dengan tahun lalu antara Rp175 hingga Rp200 triliun," kata Inarno dalam konferensi pers secara daring, Senin (4/12/2023).
Baca Juga: Penuhi Target, Himpunan Dana Pasar Modal Capai Rp230,59 T per November 2023
Adapun, per 30 November 2023, OJK mencatat total penghimpunan dana di pasar modal sebesar Rp230,59 triliun. Secara rinci, sebanyak 74 perusahaan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan nilai emisi sebesar Rp52,99 triliun.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan, penetapan target tersebut sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi dunia yang oleh sebagian lembaga seperti International Monetary Fund (IMF) dan Bank Dunia atau World Bank direvisi ke bawah.
"Kami ini tetap optimistis terhadap 2024, tapi tetap konservatif. Dalam menargetkan tahun depan sama dengan tahun lalu antara Rp175 hingga Rp200 triliun," kata Inarno dalam konferensi pers secara daring, Senin (4/12/2023).
Baca Juga: Penuhi Target, Himpunan Dana Pasar Modal Capai Rp230,59 T per November 2023
Adapun, per 30 November 2023, OJK mencatat total penghimpunan dana di pasar modal sebesar Rp230,59 triliun. Secara rinci, sebanyak 74 perusahaan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan nilai emisi sebesar Rp52,99 triliun.
Lihat Juga :