alexametrics

Cool Factor

loading...
Cool Factor
A+ A-
YUSWOHADY
Managing Partner, Inventure www.yuswohady.com

Coolness (sesuatu yang keren) merupakan faktor yang sangat penting sebagai penentu keputusan membeli (decision to buy) konsumen.

Cool Factor amatlah penting jika Anda, para marketers, ingin meluluhkan hati konsumen untuk membeli produk Anda. Ambil contoh gampang, orang membeli produk Apple, apakah iPhone, iPod, atau Mac, bukanlah karena kecanggihan teknologi atau keawetannya semata, tapi juga karena coolness-nya.

Apple adalah sebuah merek yang cool. Orang membeli mobil listrik Tesla bukanlah semata karena mobil tersebut seluruhnya digerakkan oleh baterai dan ramah lingkungan, melainkan juga karena Tesla itu cool.



Sinyal

Apa itu cool? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, saya akan sedikit menguraikan sebuah teori yang disebut teori sinyal atau lengkapnya Costly Signaling Theory. Ide dasar dari teori ini mengatakan, secara tak sadar (unconsciously) seseorang akan memperlihatkan sebuah sinyal kepada orang lain sebagai cara untuk mengomunikasikan siapa dia sesungguhnya (status, kekayaan, karakter, nilai-nilai, identitas, aspirasi, gaya hidup, dan sebagainya).

Dengan sinyal tersebut, orang lain akan tahu bagaimana seharusnya bersikap dan menjalin hubungan dengan orang tersebut. Contoh gampangnya Toyota Prius. Seseorang membeli mobil Toyota Prius bukan melulu untuk keperluan alat transportasi.

Orang tersebut menggunakan Toyota Prius sebagai sinyal untuk menunjukkan kepada orang lain bahwa dia adalah sosok yang memiliki kepedulian lingkungan. Ketika disurvei, 57% pembeli Prius di Amerika Serikat mengatakan alasan utama mereka membeli adalah "make a statement about me".

Sementara, hanya 37% pembeli yang mengatakan "fuel economy" sebagai pertimbangan mereka memilih mobil hibrida massal pertama di dunia ini. Singkatnya, ia menggunakan Toyota Prius sebagai alat untuk mengomunikasikan kepada orang lain siapa dia sesungguhnya.

Dalam kasus Apple, kita membeli dan memakai produk Apple sebagai sebuah sinyal untuk menunjukkan kepada orang lain bahwa kita adalah sosok yang kreatif, berani beda, dan fun selaras dengan brand identity Apple.

Cool Signal

Dalam bukunya, Cool: How the BrainCool: How the Brains Hidden Quest for Cool Drives Our Economy and Shapes our World (2015), Steven Quartz dan Anette Asp menyimpulkan bahwa sesuatu yang dianggap cool oleh suatu masyarakat tertentu bisa menjadi sinyal yang ampuh untuk mengomunikasikan kepada orang lain siapa kita.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak