alexametrics

Harga Minyak Dunia Bertahan di Sisi Level Tertinggi 2015

loading...
Harga Minyak Dunia Bertahan di Sisi Level Tertinggi 2015
Harga minyak hari ini menguat dengan harga minyak mentah brent naik lebih dari 10% dari posisi terendah pada Desember. Foto/Ist
A+ A-
SINGAPURA - Harga minyak pada perdagangan hari ini menguat dengan harga minyak mentah brent naik lebih dari 10% dari posisi terendah pada Desember saat terjadi ketegangan politik di negara anggota OPEC.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (5/1/2018), harga minyak AS, West Texas Intermediate (WTI) berada pada level USD61,95 per barel pada pukul 01.51 GMT, 5 sen di bawah penutupan terakhir mereka namun tidak jauh dari level tertinggi di level USD62,21 per barel pada Mei 2015 yang dicapai pada hari sebelumnya.

Sementara, harga minyak brent berada di level USD68,03 per barel, 4 sen di bawah posisi terakhir mereka, namun tidak jauh dari level tertinggi pada posisi USD68,27 per barel dari hari sebelumnya, juga tertinggi sejak Mei 2015.

Di luar lonjakan intraday singkat pada Mei 2015, ini adalah tingkat harga tertinggi sejak Desember 2014, selama penurunan harga minyak. pelaku pasar mengatakan, ketegangan politik dalam produksi minyak Iran mendukung harga.

"Protes di Iran menambah bahan bakar pada mood pasar minyak yang sudah bullish," kata Norbert Ruecker, kepala riset komoditas Swiss Bank Julius Baer.

Harga minyak telah didukung oleh penurunan produksi yang dipimpin oleh Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) Timur Tengah dan Rusia, yang dimulai pada Januari tahun lalu dan diperkirakan akan berlangsung hingga 2018, dan juga oleh pertumbuhan ekonomi dan keuangan yang kuat.

Ini telah membantu memperketat pasar. Persediaan minyak mentah AS turun 7,4 juta barel pada pekan ke 29 Desember menjadi 424,46 juta barel, menurut data dari Administrasi Informasi Energi (EIA). Hal itu turun 20% dari puncak bersejarah mereka pada Maret lalu dan mendekati rata-rata lima tahun sebesar 420 juta barel.
(izz)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak