alexa snippet

Pola Gerak IHSG Diprediksi Menanjak Jelang Data Penjualan Ritel

Pola Gerak IHSG Diprediksi Menanjak Jelang Data Penjualan Ritel
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan tengah pekan hari ini diprediksi bakal bergerak menuju 6.446 jelas rilis data penjualan ritel. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan tengah pekan hari ini diprediksi bakal bergerak masih di kisaran level 6.189-6.446. Analis PT Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya menerangkan, rilis data perekonomian penjualan ritel yang akan dilansir hari ini akan turut memberikan warna terhadap pola gerak IHSG.

Sentimen tersebut diyakini bakal membuat bursa saham Tanah Air tetap berada dalam tren positif. "Diperkirakan data terlansir akan cukup bagus," ujar Analis William Surya Wijaya kepada SINDOnews di Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Dengan demikian, dia menjelaskan, hal tersebut dapat mendorong progres kenaikan IHSG, selain dari pada itu fluktuasi harga komoditas juga turut memberikan warna terhadap pergerakan IHSG."Pergerakan IHSG hari ini berpotensi menguat," pungkasnya.

Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan pada perdagangan hari ini yakni PT Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON), PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI), PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) serta PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR). Selanjutnya saham-saham lainnya yang juga patut dicermati di antaranya PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), PTPP, INDF, ICBP dan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI).

Sebelumnya IHSG pada perdagangan kemarin ditutup tergelincir ke zona merah, setelah sempat meroket saat sesi pembukaan. IHSG berakhir melemah 12,26 poin atau 0,19% ke level 6.373,14. Penyusutan bursa saham dalam negeri terseret kejatuhan sektor aneka industri yang kehilangan mencapai sebesar 1.22%.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top