alexametrics

FIFGroup Siap Ekspansi Pembiayaan Haji dan Umrah di 2018

loading...
FIFGroup Siap Ekspansi Pembiayaan Haji dan Umrah di 2018
FIF Amitra. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - FIFGROUP menargetkan memperkuat bisnis syariahnya dengan mendirikan anak usaha berbentuk PT di tahun 2018. Perseroan siap untuk ekspansi ke segmen pembiayaan haji dan umrah yang sangat potensial.

Head of Corporate Communication FIFGROUP Arif Reza Fahlevi mengatakan perseroan telah memiliki brand Amitra untuk melayani produk pembiayaan syariah. Namun tahun ini, brand tersebut siap diperkuat dengan badan usaha PT dan jajaran direksinya. Perseroan tinggal menunggu izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di tahun ini.

"Produk syariah kami sudah melalui izin dewan syariah dan MUI. Produk unggulan kami menyasar pembiayaan haji dan umrah. Badan usaha dan direksinya sudah ada tinggal menunggu izin OJK," ujar Reza di sela acara Workshop FIF Group 2018 di Gedung Sindo, Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Dia mengatakan saat ini pihaknya sudah memiliki brand Spektra yang menyasar produk elektronik, perjalanan, dan multiguna. Juga ada Danastra untuk pinjaman modal usaha. Kemudian ada FIFAstra untuk pembiayaan motor baru dan bekas. Bisnis syariah Amitra ditargetkan juga akan mengejar pembiayaan untuk akikah anak, dana nikah, hingga pembelian motor.

Pembiayaan untuk haji, Umroh Reguler, dan Umroh Plus yang sesuai dengan akad syariah. Nasabah cukup membayar 20% dari setoran awal baik umrah dan haji. "Apabila nasabah ingin naik haji maka kami membantu untuk pembayaran dana setoran awal Rp25 juta. Konsepnya seperti menabung sambil menunggu antrean keberangkatan ke tanah suci," terangnya.

Unit Amitra juga melayani pembiayaan sepeda motor baru Honda dan sepeda motor bekas berkualitas secara syariah. Kemudian pembiayaan modal kerja untuk melayani kebutuhan dalam mengembangkan usaha dengan memberikan pembiayaan modal usaha. Terakhir adalah pembiayaan multiguna untuk kebutuhan renovasi rumah, pendidikan, dan kesehatan.

Pembiayaan syariah ini diyakini akan memperkuat pengembangan bisnis perseroan di tahun 2018. FIF Group menargetkan kinerja laba di 2018 dapat mencapai Rp2,5 triliun, yang tumbuh dari pencapaian di 2017 sebesar Rp2,1 triliun. Sedangkan pembiayaan di tahun ini ditargetkan Rp39,9 triliun yang naik dari penyaluran di 2017 mencapai Rp34 triliun.

"Sumber pendanaan tahun 2018 akan mengandalkan dana hasil collection, joint financing perbankan, dan surat utang. Sumber dana bank masih cukup menarik, baik lokal ataupun asing," ujarnya.

Untuk mendukung bisnisnya, perseroan kembali menggelar Workshop PIC PR yang keempat kalinya bersama Sindo Weekly. Acara ini dihadiri oleh 30 branch manager (BM) FIFGROUP seluruh Indonesia. "Ini tahun keempat diadakan untuk 30 kepala cabang yang menjadi juru bicara kami di daerah. Kegiatan ini sangat penting," ungkapnya.

Hadir sebagai pembicara diantaranya Vice President Corporate Communication Garuda Indonesia Benny S. Butarbutar, Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen (Pol) Rikwanto, Dosen LSPR Rino F. Boer, dan praktisi media Gustav Aulia. "Dengan acara ini kita berharap para kepala cabang kami memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Karena kita tahu mereka ini merupakan perwakilan dan ujung tombak kita di daerah," katanya.

Rino mengatakan strategi komunikasi untuk perusahaan seperti FIF, dengan cabang yang banyak, adalah sangat krusial. Tren media sosial saat ini mampu menyebarkan satu isu dengan sangat masif dan singkat. Terlebih di setiap kantor cabang FIF memiliki karakter masyarakat yang berbeda beda. Selain itu harus ada instrumen untuk memantau penyebaran isu dan aktif untuk mempublikasikan produk yang terpadu untuk korporasi.

"Pertahanan yang baik adalah menyerang, dalam artian FIF harus aktif menyebarkan konten positif tentang diri mereka. Selain itu juga harus aktif merangkul influencer media sosial yang tersebar sehingga dampaknya lebih maksimal," ujar Rino dalam kesempata sama.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak