alexa snippet

IHSG Berakhir Jatuh Saat Pasar Saham Asia Sedikit Lebih Tinggi

IHSG Berakhir Jatuh Saat Pasar Saham Asia Sedikit Lebih Tinggi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (12/1/2017) ditutup berbalik melemah setelah sejak pembukaan bertahan dalam jalur positif. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (12/1/2017) ditutup berbalik melemah setelah sejak pembukaan bertahan dalam jalur positif. IHSG berakhir ke level 6.370,06 setelah kehilangan 16,27 poin atau 0,25%.

Sebelumnya pada sesi I, bursa saham dalam negeri melanjutkan tren penguatan dengan tambahan 0,10 poin menjadi 6.386,44 dan pada sesi pembukaan berada di zona hijau lewat penguatan 9,44 poin yang setara 0,14% ke posisi 6.395. Sebelumnya, IHSG kemarin ditutup naik 15,17 poin atau 0,24% di posisi 6.386,34.

Penyusutan pasar saham Tanah Air terseret pelemahan sektor pertanian 0,86% diikuti aneka industri mencapai 0,83%. Sedangkan kenaikan tertinggi dicetak pertambangan mencapai 0.85%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp7,10 triliun dengan 14,30 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp325,38 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,45 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,77 triliun. Tercatat 160 saham menguat, 206 saham melemah dan 137 saham stagnan.

Dilansir CNBC, pasar saham Asia mencari sedikit keuntungan pada perdagangan akhir pekan, Jumat (12/1) setelah menyelesaikan sesi terakhir sedikit lebih rendah dengan sebagian besar indeks utama merangkak naik. Sementara indeks Nikkei Jepang turun 0,24% atau 56,61 poin untuk kemudian ditutup pada 23.653,82 di akhir perdagangan.

Penurunan bursa saham Jepang dipengaruhi oleh penyusutan saham produsen mobil dan teknologi, tercatat Toyota mengalami penurunan mencapai sebesar 0,67% saat Honda kehilangan 1,44%. Sedangkan saham Sony berada di bawah tekanan hingga lebih rendah 1,06% dalam sesi penutupan.

Sementara itu, indeks Kospi di Korea Selatan (Korsel) menguat menjadi 2.496,42 dengan tambahan 8,51 poin yang setara 0,34%. Nama besar perusahaan teknologi turun di antaranya Samsung Electronics ditutup jatuh sebesar 0,08% dan berada di bawah posisi terendah ketika LG Electronics juga merosot 0,9%.

Penguatan juga terlihat pada bursa saham Australia ketika ASX 200 berakhir 0,04 persen lebih tinggi ke posisi 6.070,1 dipengaruhi sektor material. Perusahaan tambang seperti Rio Tinto dan BHP mencatat kenaikan masing-masing 1,73% serta 2,24%.

Pasar saham China tidak ketinggalan turut mencetak hasil positif dipimpin kenaikan tipis Komposit Shanghai 0,12% yang hingga akhir perdagangan bertengger pada level 3.429,32 sedangkan komposit Shenzhen 0,22% menjadi 1.948,93. Indeks Hang Seng di Hong Kong juga melonjak 292,15 di posisi 31.412,54 hingga perdagangan sore.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top